Daily Archives: April 30, 2015

KEKRISTENAN: SEBUAH IKHTISAR

Published by:

kekristenanJudul: KEKRISTENAN: SEBUAH IKHTISAR
Tahun: September 2014
Penulis: Leonardo Boff
Harga: Rp. 42.000
Tebal: xii + 202 hlm.
Ukuran: 140mm x 210mm
Kertas isi: HVS 60 gr
Kertas Cover: Ivory 230gr, doft laminating
ISBN: 978-602-1161-02-9

Dalam lebih dari 2000 tahun sejarahnya Kekristenan telah menjadi sangat rumit dengan aneka doktrin, sistem teologis, kode etik, ritus dan upacara serta pelbagai aturan kanonis dan hierarkis.

Umat Kristen kebanyakan dan bahkan komunitas teologi menghadapi suatu kesulitan khusus ketika berupaya mengidentifikasi benang merah yang mengaitkan dan menyambung kembali secara selaras butir-butir utama iman dan membangun sebuah hierarki di dalam kebenaran.

Setelah 50 tahun keterlibatan intensif yang berkesinambungan dalam refleksi teologis, Boff memberanikan diri bertualang, sebagai semacam persembahan terakhir, untuk mencoba merumuskan “yang minimum dari yang minimum,” atau mengenali “yang maksimum dari yang minimum” dari Kekristenan, dengan suatu cara yang dapat dipahami oleh orang-orang yang menunjukkan keterpesonaan dan ketertarikan tertentu kepada amanat Kristen.

Ia mencoba mengungkapkan apa yang akan ia katakan dalam cara pandang kontemporer seperti yang disajikan kepada kita oleh bumi dan ilmu-ilmu hayat. Itu berarti memahami kosmos dalam evolusi dan ekspansinya, dan bagi orang beriman, dengan ditopang oleh daya cipta Allah yang berkesinambungan. Dari alam semesta ini muncul secara bertahap banyak fenomena semisal artikulasi samar-samar energi kosmis yang mengatur jalannya benda-benda angkasa, kompleksitas tatanan yang kian berkembang dan pada akhirnya menyeruaknya kehidupan dan kesadaran, dan dewasa ini penyatuan spesies manusia melalui proses globalisasi.

Yesus dari Nazaret itu sendiri, inkarnasi Sang Putra, tiadaklah asing lagi dengan proses ini, lantaran Ia pun adalah buah dari perlintasan panjang dan menyakitkan pendakian dan pembatinan yang telah diberi andil oleh semua elemen, energi kosmis serta serba kekuatan yang menghasilkan umat manusia.

MEMAHAMI IMAN DALAM DUNIA SEKULER

Published by:

memahamiimanJudul : MEMAHAMI IMAN DALAM DUNIA SEKULER
Tahun : Mei 2014
Penulis : Georg Kirchberger
Harga : Rp. 30.000
Tebal : 198 hlm.
Ukuran : 140mm x 210mm
Kertas isi : HVS 60 gr
Kertas Cover : Ivory 230gr, doft laminating
ISBN : 978-602-1161-01-2

Dalam teologinya, Edward Schillebeeckx berusaha memberikan suatu jawaban iman atas pertanyaan yang muncul dari sikap dan cara berpikir modern dan sekuler. Ia mengusahakan suatu inkulturasi teologi ke dalam budaya modern. Ia yakin bahwa banyak orang modern menolak atau tidak memperhatikan injil dan warta Yesus Kristus, bukan karena mereka berkeberatan terhadap inti warta itu, melainkan karena cara Gereja mewartakan injil dan bahwa penjelasan teologi, selain tidak bisa dimengerti secara tepat, juga tidak sesuai dengan cara mereka berpikir.

Upaya untuk menginkulturasikan warta injil, yakni menciptakan suatu teologi yang bisa menjelaskan isi iman kristiani dengan gaya budaya yang dihayati oleh umat beriman di Indonesia, merupakan kebutuhan yang seringkali dibicarakan. Namun sering kali orang memahami inkulturasi sebagai usaha berbicara dengan bahasa budaya tradisional. Ini tidak salah; karena tradisi budaya yang dimiliki umat beriman di Indonesia itu kaya dan penuh arti.

Tradisi itu perlu mendapat perhatian. Akan tetapi kita mesti perhatikan juga bahwa dewasa ini berkembang suatu budaya „asli dan khas“ Indonesia yang dipengaruhi oleh banyak faktor dan arus budaya yang bersama-sama membentuk budaya yang dimiliki umat kristiani di Indonesia.

KELUARLAH, WAHAI UMAT-KU! Panggilan Allah dalam Alkitab Agar Keluar dari Imperium

Published by:

keluarlahJudul: KELUARLAH, WAHAI UMAT-KU! Panggilan Allah dalam Alkitab Agar Keluar dari Imperium
Tahun: Juli 2014
Penulis: Wes Howard Brook
Harga: Rp. 126.000
Tebal: xxvi + 894 hlm.
Ukuran: 155mm x 240mm
Kertas isi: HVS 60 gr
Kertas Cover: Ivory 230gr, doft laminating
ISBN: 978-979-9447-98-2

Buku ini lahir didorong oleh motivasi penulis untuk melacak akar alkitabiah dan akar historis dari “peperangan Kristen” dan bentuk-bentuk lain tindak kekerasan dan dominasi atas nama Yesus. Ihwal menilik sejarah dunia serta peristiwa-peristiwa terkini dari perspektif pergumulan yang berkesinambungan antara “agama imperium” dan “agama ciptaan” mudah-mudahan menyanggupkan kita untuk menemukan jalan-jalan baru bagi dialog di antara orang-orang yang tampaknya menganut “agama-agama” berbeda namun sesungguhnya memiliki satu cara pandang atas dunia yang serupa yang terungkap dalam bentuk-bentuk budaya dan sejarah yang berlainan. Buku ini kiranya menjadi lensa yang dapat menyanggupkan orang-orang yang telah menolak “Kekristenan” khususnya atau bahkan “agama” pada umumnya untuk meninjau kembali pencarian akan cara pandang atas dunia yang mengikat orang-orang dalam mengejar perdamaian dan keadilan lahir-batin yang autentik bagi umat manusia dan segenap ciptaan.

Ide-ide tentang “Kekristenan” dan “Yudaisme” telah menggantang begitu banyak kekuasaan selama bentangan banyak abad sehingga dibutuhkan kerja keras dan disiplin untuk menggali lapisan-lapisan tebal yang telah dibangun di atas persepsi kita tentang apa sebenarnya amanat Alkitab dan di mana permakluman Yesus tentang “kabar baik” cocok dengan kisah alkitabiah yang lebih luas. Buku ini dapat didayagunakan tidak hanya sebagai orang perorangan yang terpisah-pisah, tetapi juga sebagai kelompok-kelompok kecil orang yang berupaya untuk saling terikat bersama dalam ikhtiar mewartakan dan melaksanakan cara-cara hidup yang autentik, berkelanjutan dan menyukakan. Wes Howard mengantar kita untuk percaya bahwa Jalan Yesus adalah jalan yang memanggil kita keluar dari “imperium” dan masuk ke dalam keindahan dan kekuasaan yang serta-merta tersedia dari Kerajaan Allah Sang Pencipta yang meluap secara berkelimpahan.

SOSIOLOGI

Published by:

sosiologiJudul: SOSIOLOGI (cet.ke 3)
Tahun: Desember 2014
Penulis: Bernard Raho
Harga: Rp. 65.000
Tebal: viii + 362 hlm.
Ukuran: 140mm x 210mm
Kertas isi: HVS 60 gr
Kertas Cover: Ivory 230gr, doft laminating
ISBN: 978-979-9447-79-8

Apakah Sosiologi itu? George Ritzer menjawab pertanyaan itu dengan mengatakan bahwa sosiologi adalah ilmu pengetahuan berparadigma ganda. Paradigma adalah pokok persoalan yang menjadi obyek studi sebuah ilmu pengetahuan. Menurut George Ritzer, ada tiga pokok persoalan yang menjadi obyek kajian sosiologi yakni fakta sosial, definisi sosial, dan perilaku sosial. Teori-teori yang dibangun oleh sosiologi bisa diletakan di bawah tiga paradigma tersebut.

Buku ini memperkenalkan sosiologi sebagai satu studi ilmiah yang mendiskusikan pengertian sosiologi, sejarah perkembangan sosiologi, metode-metode penelitian di dalam sosiologi, paradigma dan teori-teori sosiologi, serta konsep-konsep penting lain yang berkaitan dengan sosiologi. Selanjutnya buku ini membahas beberapa fakta sosial seperti kebudayaan dan masyarakat, kekuasaan dan kepincangan sosial, institusi-institusi sosial, perubahan sosial dan kehidupan modern.

SCINTILLA CONSCIENTIAE – LETUPAN NURANI

Published by:

letupan nuraniJudul: SCINTILLA CONSCIENTIAE – LETUPAN NURANI
Tahun: November 2014
Penulis: Richard Muga Buku
Harga: Rp. 52.000
Tebal: xii + 332 hlm.
Ukuran: 140mm x 210mm
Kertas isi: HVS 60 gr
Kertas Cover: Ivory 230gr, doft laminating
ISBN: 978-602-1161-00-5

Kata scintilla conscientiae dimaknai sebagai letupan nurani. Buku ini merupakan tanggapan atau letupan nurani penulis terhadap realitas sosial politik yang dialami rakyat Indonesia pada umumnya dan masyarakat NTT pada khususnya.

Santo Thomas Aquinas, salah satu pemikir penting Abad Pertengahan menegaskan bahwa hatinurani itu tidak pernah padam, termasuk dalam diri para penjahat yang paling jahat sekalipun. Maka tugas kita adalah bagaimana berusaha untuk selalu menyentak nurani sendiri dan nurani orang lain. Menyentak nurani sama artinya dengan selalu berpaling kepada kebaikan, karena memang hati nuarani adalah instansi dalam diri setiap orang yang selalu mendorong melakukan kebaikan dan mengelahkan yang jahat. Dengan terus meletupkan nurani, semakin juga nurani kita terjaga dan terawat.

Hati adalah pusat kesadaran moral. Di sana berdiam Dia yang senantiasa berharap agar kita hidup dengan baik dan benar seturut kehendakNya. Pada esensinya menelengkan diri pada bisikan hati nurani tidak lain dari menguping suara Tuhan sendiri. ”Hati nurani adalah inti yang paling rahasia dan tempat suci manusia. Di sana ia berada sendirian dengan Allah, suara Siapa   bergema di dalam lubuk hatinya”, demikian pengakuan Bapa-Bapa Konsili Vatikan II sebagaimana diungkapkan dalam Gaudium et spes. Baik juga kalau kita mengaku seperti Daoed Joesoef, ”karena itu saya berani membantah nalar saya, tapi tidak berani membantah nurani saya” (Dia dan Aku. Memoar Pencari kebenaran).

PEMBURU YANG CEKATAN – Anjangsana Bersama Karya-Karya E. Douglas Lewis

Published by:

pemburucekatanJudul: PEMBURU YANG CEKATAN – Anjangsana Bersama Karya-Karya E. Douglas Lewis
Tahun: Januari 2015
Penyuting: Julian C.H. Lee dan John M. Prior
Harga: Rp. 121.000
Tebal: xxviii + 512 hlm.
Ukuran: 150mm x 230mm
Kertas isi: HVS 60 gr
Kertas Cover: Ivory 230gr, doft laminating
ISBN: 978-602-1161-03-6

Penciptaan kreatif atas etnografi yang unggul adalah aspirasi tertinggi dan prestasi terbesar dalam ranah antropologi. Kupasan teoritis di bidang itu paling banter memiliki paruh hidup satu dasawarsa. Sebaliknya, etnografi yang cerdas adalah andil jangka panjang antropologi atas kesinambungan dan masa depan pemahaman manusia.

Douglas Lewis telah mendarmakan andil etnografis besar terhadap antropologi – atau lebih tepat suksesi beragam andil: pertama bersama mahakaryanya People of the Source, lalu film etnografisnya A Celebration of Origins, yang dibuatnya bersama Tim dan Patsy Asch, dan yang paling belakangan The Stranger- Kings of Sikka. Semua karya ini menyajikan sebuah fokus utama pada wilayah tertentu di Pulau Flores yang terletak di kawasan timur Indonesia.

Buku ini, yang disatukan sebagai sebuah bunga rampai oleh murid, rekan dan koleganya, merupakan sebuah pengakuan atas prestasi Douglas Lewis. Buku ini adalah juga maklumat atas pengaruh intelektual dan kerja sama kolegialnya yang sangat erat yang telah ia lestarikan melalui beragam penelitian dan pengajarannya. Bunga rampai yang menghiasi buku ini sama-sama bervariasi dan beragamnya seperti andil Douglas Lewis dalam bidang-bidang bersangkutan.

Duet penyunting buku ini, Julian C.H. Lee dan John M. Prior menulis sebuah pengantar terperinci untuk beragam karya Lewis, seraya menunjuk tidak hanya kepakaran etnografisnya, tetapi juga pengaruh masa pengajarannya selama bertahun-tahun di Universitas Melbourne.

Apa yang menandai dan mencirikan berbagai karangan dalam buku ini adalah serba keragamannya; namun semuanya berbagi dan melarik benang merah yang sama: semuanya melacak ide-ide yang memuasal dari sebuah sumber tunggal – pelbagai penelitian dan pengajaran E. Douglas Lewis. Bersama buku ini, bolehlah Douglas Lewis berbangga atas dukungan dan penghormatan para rekannya.

 

You might also likeclose