Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • EVANGELISASI Gereja yang Bergerak Keluar Agama
  • DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia Ekonomi
  • Seri: KEHIDUPAN RELIGIUS SEBUAH PERUMPAMAAN TENTANG KERAJAAN ALLAH – Teologi Kehidupan Religius Teologi
  • TEOLOGI TERLIBAT – Politik & Budaya dalam Terang Teologi Spritualitas
  • Ilmu Perbandingan Agama Agama
  • Gerakan Ekumene Agama
  • Memperkenalkan Teologi Feminis Teologi
  • Kekristenan dan Teologi Asia: Inkulturasi, Dialog Antaragama, Pembebasan Paripurna Agama

DRAKULA ABAD 21 – Membongkar Kejahatan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Sebagai Kapitalisme Mutakhir Berhukum Rimba dan Ancamannya Terhadap Sistem Ekonomi Pancasila

Posted on 19 Februari 202419 Februari 2024 By ledalero

Penulis             : Alexander Jebadu

Ukuran            : 15 x 23 cm

Ketebalan      : 341 halaman

ISBN               : 978-602-1161-87-6

Tahun Terbit   : Januari 2020

Harga              : –

Tanpa disadari banyak orang, seluruh dunia pada abad ke-21 ini, termasuk Indonesia di dalamnya, sedang dibelenggu oleh sebuah sistem ekonomi yang dilandasi ketamakan (greed). Namanya adalah  kapitalisme neoliberal atau ekonomi pasar bebas tanpa kendali. Sistem ekonomi ini telah menjadi rezim tunggal yang memerintah, menjajah dan mengeksploitasi mayoritas masyarakat dunia termasuk Indonesia. Rezim ekonomi neoliberal mengancam untuk menghancurkan segala-galanya: peradaban manusia (human civilization), martabat manusia (the dignity of human person), lingkungan hidup sebagai tempat manusia bergantung secara mutlak (environment), pemerintahan kerakyatan (democracy) dan kedaulatan negara (state sovereignty). 

Sistem ekonomi neoliberal dirancang hanya untuk menguntungkan segelintir orang super kaya, tapi merusakkan hidup mayoritas masyarakat miskin. Sistem ekonomi neoliberal tanpa kendali, bagai drakula, mengisap dan melahap kekayaan planet bumi ini dengan merusak alam ciptaan melalui eksploitasi tanpa batas dan dengan melanggar hak-hak ekonomi, sosial dan budaya (EKOSOB) warga masyarakat miskin di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Mesinnya adalah Bank Dunia, IMF dan WTO. Pelakunya segelintir orang super kaya  alias para konglomerat. Eksekutor lapangannya adalah perusahaan-perusahaan swasta nasional dalam negeri dan perusahaan swasta transnational milik negara-negara industri.  Buku ini membokar kejahatan sistem ekonomi drakula ini. Kenabian Anda diharapkan bangkit dan api nasionalisme Anda diharapkan menyala untuk berjuang menolak sistem ekonomi drakula yang merupakan akar penyebab dari pelbagai bentuk ketakadilan sosial ekonomi dan krisis ekologi di seluruh dunia termasuk di Indonesia hingga saat ini. Lalu, lancarkan revolusi untuk kembali merangkul sistem demokrasi ekonomi atau sistem  ekonomi Pancasila. Hanya dengan itu, mimpi kesejahateran, kerukunan dan persaudaraan seluruh rakyat NKRI akan bisa menjadi kenyataan. Tanpa revolusi ini, cita-cita  keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bukan tak mungkin akan menjadi mitos belaka.  Tentu kita tidak ingin hal ini terjadi. Karena itu, tidak ada pilihan lain. Mari kita bangkit! Tolak neokolonialisme  dalam bentuk  sistem ekonomi drakula saat ini. Kita kembali ke sistem ekonomi Pancasila yang telah  disepakati para pendiri bangsa ini pada tahun 1945. Merdeka!!!

Ekonomi, Politik, Sosiologi Tags:Alexander Jebadu, Drakula Abad 21, Ekonomi Pancasila, Kapitalisme, Sistem Ekonomi Pasar Bebas

Navigasi pos

Previous Post: HOMILI YANG MEMIKAT
Masa Khusus, Hari Raya dan Pesta, Tahun A, B, C
Next Post: MAFIA BANK DUNIA & IMF – Alat Penjajahan Baru Negara Industri Terhadap Negara Berkembang Sejak Akhir Perang Dunia

Related Posts

  • MAFIA BANK DUNIA & IMF – Alat Penjajahan Baru Negara Industri Terhadap Negara Berkembang Sejak Akhir Perang Dunia Ekonomi
  • EXODUS MENOLAK LUPA – Catatan Kenangan Para Saksi Korban Banjir Bandang, Lamanele, 4 April 2021 Keluarga
  • Filsafat Politik: Dasar-Dasar Filosofis Kehidupan Bernegara Etika
  • ANTROPOLOGI SOSIAL DAN BUDAYA – Sebuah Pengantar Antropologi
  • Menggugat Logika APBN Politik
  • Koperasi Kredit Kembang Memberdayakan Akar Rumput Ekonomi
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • Filsafat Politik: Dasar-Dasar Filosofis Kehidupan Bernegara
  • Kurban yang Berkenan Kepada Allah – Kurban Dalam Tradisi Gereja dan Diskursus Teologi
  • Sebelum Bunuh Diri: Fakta, Deteksi, dan Pencegahan Bunuh Diri Remaja
  • PERJANJIAN LISBON TAHUN 1859 DAN AKIBATNYA BAGI PULAU TIMOR, FLORES,SOLOR DAN SEKITARNYA (1847-2024)
  • OASE SURGAWI: Khotbah Menurut Tahun Gereja Keluarga
  • MERAIH MIMPI – Kisah Sukses Anggota Bersama Sangosay Ekonomi
  • Kosmologi Kristen Gereja
  • GEREJA YANG TERLIBAT – Dialog Iman, Budaya dan Teologi Paus Fransisikus Agama
  • Memperkenalkan Teologi Feminis Teologi
  • Bukan Berhala – Penghormatan Kepada Roh Orang Meninggal Agama
  • Pengantar Pendidikan Pendidikan
  • Sejarah Keuskupan Larantuka Gereja

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme