Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Mengenal dan Mencintai Muslim dan Muslimat Agama
  • MEMBUAT LANGIT TERSENYUM: Khotbah Sepanjang Tahun Gereja Pastoral
  • Teologi Dalam Perspektif Global: Sebuah Pengantar Gereja
  • Terus Berubah Tetap Setia; Dasar, Pola, Konteks Misi Agama
  • DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia Ekonomi
  • Kekristenan dan Teologi Asia: Inkulturasi, Dialog Antaragama, Pembebasan Paripurna Agama
  • Merambah Jalan Cinta Menggapai Kesempurnaan Agama
  • Seri: KEHIDUPAN RELIGIUS SEBUAH PERUMPAMAAN TENTANG KERAJAAN ALLAH – Teologi Kehidupan Religius Teologi

Gereja mandiri, solider dan membebaskan Rencana Strategis Pastoral Keuskupan Sibolga 2016-2020

Posted on 22 September 2017 By ledalero

Editor                         : Hubert Thomas Hasulie
Cetakan 1                   : Februari 2017- Penerbit Ledalero
Ukuran                       :  160 x 240 mm
Jumlah halaman      : x + 304 hlm
ISBN                          : 978-602-1161-35-7

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam dua tahun pemerintahannya menunjukkan bahwa beliau sungguh peduli akan pendidikan, kesehatan dan pangan. Iapeduli kesejahteraan rakyat. Ia bekerja keras, jauh dari KKN. Bahkan beberapa bulan terakhir di paruh kedua tahun 2016, beliau langsung membagikan susu dan makanan bergizi bagi balita agar sehat dan pintarlah generasi mendatang.

Apa yang dicanangkan dan apa yang dikerjakan Sang Presiden, membuat warga Indonesia senang, bahagia. Mereka sungguh merasakan bahwa “oh… inilah Presiden yang telah menjalankan amanat penderitaan rakyat, ia sungguh menjalankan konstitusi Negara Republik Indonesia ini. Ia bukan hanya sebagai Presiden… roh seorang ‘Bapak’ nan peduli amat dialami”. Melalui kehadiran di tengah warga, melalui kerja nyata, orang menjadi yakin bahwa beliau sungguh Presiden dan Bapak.

Sinode II diadakan dengan tujuan untuk mengevaluasi seluruh dinamika karya pastoral dengan segala dimensinya dan rembuk bersama atas apa saja yang perlu dibenahi dan dikerjakan lagi pada masa lima tahun mendatang. Di dalam evaluasi kita tidak hanya melihat segala kekurangan, segala kegagalan dari apa yang kita kerjakan, tetapi juga melihat apa-apa saja yang sudah cukup berhasil kita kerjakan yang sekaligus membangkitkan harapan untuk melanjutkannya di masa mendatang. Kita tidak hanya melihat pengaruh-pengaruh entah posisif maupun negative dari dunia interen gerejani, tetapi juga segala pengaruh baik dan buruk dari dunia yang lebih luas. Dan sejalan dengan metodologi perjuangan yang kita anut, maka titik utama yang paling disorot adalah: apakah Kerajaan Allah terutama Pewartaan Yesus dan Pewartaan Gereja Universal makin dialami, makin berakar dan mekar di Keuskupan Sibolga?

Yesus sendiri mengatakan: “Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab ANTUK ITULAH Aku diutus” (Luk. 4:43). Dari evaluasi berjenjang yang dilakukan mulai dari basis, paroki dan tingkat keuskupan, Nampak bahwa apa yang kita kerjakan selama lima tahun silam, dengan segala warna-warninya, toh tidak jauh dari Kerajaan Allah. Data memperlihatkan bahwa animo kerja seluruh petugas pastoral yang selalu mengadakan pemberdayaan di tengah-tengah umat basis (lingkungan, stasi) makin tinggi. Maka saya boleh terjemahkan pengalaman ini sebagai Hati Umat Allah Keuskupan Sibolga yang berjuang secara konkrit menghadirkan HATI dan PERJUANGAN YESUS di tengah-tengah umat dan warga secara keseluruhan. Roh itu merasuk dan menguasai hati, pikiran, budi dan kehendak banyak orang untuk bekerja sesuai dengan Perjuangan Yesus yang kita terjemahkan melalui Visi dan Misi gereja lokal Keuskupan Sibolga.

Buku RSPKS Hasil Sinode II ini terdiri dari 3 bagian besar, diawali dengan Kerangka Dasar Pastoral Keuskupan Sibolga dan prolog yang menguraikan tentang metodologi kerja pastoral Keuskupan Sibolga. Bagian pertama menggambarkan Konteks Pastoral Keuskupan Sibolga mulai dari konteks historis global menuju konteks lokal. Kemudian paparan menukik pada hasil Evaluasi Pastoral 5 tahunan yakni berupa pencapaian dan kegagalan yang telah terjadi dalam kerja di lapangan selama lima tahun silam serta pembelajaran untuk meningkatkan mutu pastoral ke depan. Tantangan-tantangan pastoral yang diperoleh dari analisis sosial berjenjang mulai dari tingkat KBG, paroki dan keuskupan menjadi penutup bagian pertama ini. Bagian kedua berisi dokumentasi Refleksi Biblis yang dilakukan dalam Sinode II. Bagian ketiga berisi Tanggapan Pastoral, terdiri dari dua bagian: pertama, Matriks Program yang memuat masalah pokok yang ditetapkan oleh Sinode II, sebab-sebab kuncinya, tujuan jangka panjang (disertai indikator-indikator), sasaran jangka pendek (disertai indikator-indikator) serta kegiatan-kegiatan yang akan dikerjakan selama lima tahun mendatang demi meraih tujuan dan sasaran yang ada. Kedua, Matriks Kegiatan yang merupakan rincian kegiatan-kegiatan pokok yang mesti dijalankan selama lima tahun mendatang. Rincian tersebut mencakup kelompok sasaran, penanggungjawab, tempat dan waktu pelaksanaan kegiatan dalam rentang lima tahun mendatang. Semoga buku ini dapat menjadi pegangan di tangan untuk mengimplementasikan dan menterjemahkan secara lebih konkrit lagi di tengah umat basis jawaban atau tanggapan pastoral kontekstual sesuai dengan visi dan Misi Keuskupan Sibolga.

Gereja, Pastoral

Navigasi pos

Previous Post: Bahasa Indonesia Identitas Kita
Next Post: Manajer/Filsuf Mengelola Bisnis dan Dunia dengan Sudut Pandang Filsafati

Related Posts

  • Satu Abad Paroki Roh Kudus Nelle – Tetap Tegar di Tengah Badai (1921-2021) Gereja
  • Kurban yang Berkenan Kepada Allah – Kurban Dalam Tradisi Gereja dan Diskursus Teologi Agama
  • MEMBUAT LANGIT TERSENYUM: Khotbah Sepanjang Tahun Gereja Pastoral
  • PEACE IN ISLAM
    ACCORDING TO MUḤAMMAD ŠARĪF AḤMAD
    Agama
  • Teologi Dalam Perspektif Global: Sebuah Pengantar Gereja
  • Misi-Evangelisasi-Penghayatan Iman Agama
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Teologi Publik Untuk Konteks Indonesia
  • Ekoteologi Orang Manggarai
  • Reduplikasi Morfemis Bahasa Manggarai
  • Menyambut Harapan, Merajut Masa Depan
  • Kurban yang Berkenan Kepada Allah – Kurban Dalam Tradisi Gereja dan Diskursus Teologi
  • Berani Berhenti Berbohong – 50 Tahun Pascaperistiwa 1965-1966 Etika
  • Kopdit Boawae Pemberdayaan dan Keberlanjutan Ekonomi
  • TEOLOGI TRINITAS DALAM KONTEKS MISTAGOGI – Pengantar Ke Dalam Misteri Allah Tritunggal Teologi
  • KEKRISTENAN – Gerakan Universal-Sebuah Ulasan Sejarah Dari Kekristenan Bahari Sampai Tahun 1453 Gereja
  • MENEROBOS BATAS MEROBOHKAN PRASANGKA Jilid 2 – Dialog Demi Kehidupan Agama
  • MGR. PETRUS NOYEN, SVD – Perintis Misi SVD di Indonesia Lain-lain
  • Seni Bicara Bahasa & Sastra
  • Berbagi Pengalaman Misi Intergentes di Eropa Gereja

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme