Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Kekristenan dan Teologi Asia: Inkulturasi, Dialog Antaragama, Pembebasan Paripurna Agama
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks Agama
  • Merambah Jalan Cinta Menggapai Kesempurnaan Agama
  • TEOLOGI TERLIBAT – Politik & Budaya dalam Terang Teologi Spritualitas
  • Hidup Yang Sesungguhnya Spritualitas
  • Terus Berubah Tetap Setia; Dasar, Pola, Konteks Misi Agama
  • Gerakan Ekumene Agama
  • TEOLOGI TRINITAS DALAM KONTEKS MISTAGOGI – Pengantar Ke Dalam Misteri Allah Tritunggal Teologi

Kategori: Sosiologi

Pendekatan Reduksionis Terhadap Agama

Posted on 11 September 2019 By ledalero
Pendekatan Reduksionis Terhadap Agama

Apa tujuan yang diharapkan oleh buku ini, dengan fokus dan level pendekatan yang demikian, untuk para pembacanya? Tujuan umumnya adalah untuk memampukan pembaca agar bisa melihat relasi antara satu fenomen agama dengan pelbagai kenyataan sosial yang mengitarinya. Dengan kata lain, ia diharapkan bisa membangun kesadaran teoretis (sosiologis) dalam diri pembaca dalam menyikapi sebuah fenomen agama….

Read More “Pendekatan Reduksionis Terhadap Agama” »

Agama, Sosiologi

LUKA, LAWO, NGAWU – Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah

Posted on 13 Oktober 201510 Juni 2025 By ledalero
LUKA, LAWO, NGAWU – Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah

Luka Lawo NgawuJudul : LUKA, LAWO, NGAWU – Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah
Penulis : Prof. Dr. Willemijn de Jong
Penerbit : Penerbit Ledalero, Cet. 1 Oktober 2015
Jumlah Hlm : xiv + 456 hlm
Ukuran buku : 150 x 230 mm
ISBN : 978-602-1161-14-2
Harga : Rp.95.000
Kategori : Sosio Antropologi

Buku ini mengangkat secara mendalam peran perempuan penenun di wilayah Lio, Pulau Flores, dan makna sosial menyeluruh dari kain tenun ikat yang mereka hasilkan—karya yang bukan sekadar benda seni bernilai tinggi, tetapi juga simbol prestise, kekayaan, dan relasi sosial yang kompleks. Tenun ikat, yang ditenun dengan teknik tinggi dan pola yang rumit, menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Lio. Ia tidak hanya dipakai, dijual, atau dihadiahkan, tetapi memiliki nilai tukar simbolik, terutama dalam praktik belis (mahar pernikahan), yang memperkuat relasi kekerabatan dan status sosial.

Penelitian ini menelusuri secara kritis makna dan fungsi tenun dalam konteks kerja, pernikahan, serta konstruksi posisi perempuan dan relasi gender dalam masyarakat adat. Melalui wawancara, observasi partisipatif, dan diskusi informal, suara-suara perempuan penenun dari berbagai latar belakang sosial berhasil dihimpun, bersama perspektif tokoh-tokoh lokal yang memiliki otoritas dalam komunitasnya. Di dalamnya terungkap bagaimana pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai budaya diwariskan dan dinegosiasikan dalam keseharian.

Buku ini menyoroti kehidupan petani dari salah satu wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur—daerah yang sering kali dipandang marjinal secara ekonomi dalam peta pembangunan nasional. Namun, dengan memusatkan perhatian pada tenun sebagai bentuk kekayaan budaya yang tak ternilai, sebagai produk seni lokal, dan sebagai simbol prestise sosial, buku ini berupaya memberi kontribusi terhadap pemahaman yang lebih holistik atas dinamika lokal dan makna kekayaan dalam masyarakat yang dianggap “miskin” secara statistik, tetapi kaya secara kultural.

Versi asli dari karya ini diterbitkan hampir dua dekade lalu dalam bahasa Jerman. Edisi kedua ini, yang kini hadir dalam bahasa Indonesia, memperluas cakupan etnografisnya untuk menjangkau pembaca nasional. Meskipun substansi etnografisnya sebagian besar dipertahankan, bagian teoritis pada bab awal dan bab penutup telah direvisi untuk mencerminkan perkembangan pemikiran dalam kajian antropologi sejak era 1980-an hingga 1990-an. Beberapa referensi baru pasca-1998 ditambahkan secara selektif, sementara penyesuaian minor dilakukan untuk melindungi privasi para narasumber.

Sejumlah istilah seperti “tradisi” dan “cara tradisional” dalam buku ini memerlukan klarifikasi konseptual. Umumnya, istilah tersebut merujuk pada praktik sosial yang berkembang sejak era kolonial hingga masa pemerintahan Soekarno. Namun, dalam kerangka kajian ini, tradisi tidak dilihat sebagai lawan dari modernitas, melainkan sebagai bagian integral dari bentuk-bentuk modernitas lokal yang khas. Di Flores, modernitas tidak datang dengan menghapus tradisi, melainkan berdialog dengannya, sebagaimana terlihat dalam keterlibatan Misi Katolik dan program-program pembangunan negara dalam bidang pertanian, pendidikan, kesehatan, dan kerajinan tangan.

Penulis menyusun karya ini sebagai bentuk penghormatan kepada budaya hidup Indonesia, khususnya kepada perempuan-perempuan penenun di Flores yang memiliki pengetahuan teknis dan artistik luar biasa. Mereka bukan hanya penjaga warisan budaya, tetapi juga aktor aktif dalam membentuk identitas, status sosial, dan relasi kuasa dalam komunitasnya. Seperti dikemukakan oleh P. Sareng Orinbao dalam Seni Tenun: Suatu Segi Kebudayaan Orang Flores (1972), keindahan dan makna dari seni ikat tak mudah dikenali oleh mata awam—ia menuntut pemahaman mendalam terhadap konteks dan simbolisme budaya yang melatarinya.

Melalui penerbitan ulang dalam bahasa Indonesia ini, diharapkan kekayaan tenunan Flores—baik secara material maupun simbolik—semakin dikenal oleh khalayak luas. Dengan demikian, penghargaan terhadap keterampilan, pengetahuan, dan posisi perempuan penenun dalam masyarakat Indonesia Timur akan semakin diperkuat, bukan hanya sebagai pelaku tradisi, tetapi juga sebagai pencipta makna dalam modernitas kita yang terus berkembang.

Antropologi, Seni dan Budaya, Sosiologi

ANTROPOLOGI SOSIAL DAN BUDAYA – Sebuah Pengantar

Posted on 7 Agustus 2015 By ledalero
ANTROPOLOGI SOSIAL DAN BUDAYA – Sebuah Pengantar

Pengarang : Thomas Hyllan Eriksen Jumlah Hal. : xvi + 572 hlm. Ukuran : 15.5 cm x 22.5 cm Jenis Kertas Isi : HVS 60 gram Cover : Ivory 230 grm doft ISBN : 978-979-9447-80-0 Harga : Rp. 95.000 Buku ini merupakan ikhtisan komprehensif mengenai ilmu antropologis social dan budaya. Pelbagai aspek metode kerja cabang…

Read More “ANTROPOLOGI SOSIAL DAN BUDAYA – Sebuah Pengantar” »

Antropologi, Sosiologi

ATA PU’AN – Tatanan Sosial dan Seremonial Tana Wai Brama di Flores

Posted on 16 Juli 201526 Mei 2016 By ledalero
ATA PU’AN – Tatanan Sosial dan Seremonial Tana Wai Brama di Flores

Penulis : Dr. E Douglas Lewis Harga : Rp. 100.000 Tebal : 596 hlm. Ukuran : 15.5cm x 23.5cm Kertas isi : Bookpaper 60 gr Kertas Cover : Ivory 230gr, doft laminating ISBN : 978-979-9447-02-X Buku ini merupakan satu catatan awal tentang penelitian lapangan di Tana ‘Ai. Ata Pu’an dimaksudkan sebagai yang pertama dari studi…

Read More “ATA PU’AN – Tatanan Sosial dan Seremonial Tana Wai Brama di Flores” »

Antropologi, Sosiologi

Paginasi pos

Sebelumnya 1 2
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Online gambling
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • uncategorized
  • Why England’s World Cup Form Is Driving Record Betting Interest Across Britain
  • Casino Stranieri Sicuri: Guida Esaustiva per Utenti Italiani
  • Overzicht van alle NL Casinos: Je Volledige Handleiding voor Legaal Online Spelen
  • Viking Go Wild progresiv cekpotu necə işə düşür
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • PAKET-PAKET RINDU Kumpulan Sajak (1) Adrian Ola Duli Bahasa & Sastra
  • ANTROPOLOGI SOSIAL DAN BUDAYA – Sebuah Pengantar Antropologi
  • Sejarah Keuskupan Larantuka Gereja
  • TEOLOGI PERJANJIAN LAMA: Kesaksian, Tangkisan, Pembelaan Liturgi dan Kitab Suci
  • Biar Susah Sungguh! Bahasa & Sastra
  • Wacana Identitas Muslim Pribumi NTT Agama
  • MERANGKAI IDENTITAS MARIA Gereja
  • Kosmologi Kristen Gereja

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme