Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Konsili Yohanes XXIII Berpancawindu 1962-2002 Gereja
  • Ekoteologi Orang Manggarai Agama
  • MEMBUAT LANGIT TERSENYUM: Khotbah Sepanjang Tahun Gereja Pastoral
  • Gerakan Ekumene Agama
  • DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia Ekonomi
  • Memperkenalkan Teologi Feminis Teologi
  • Allah Akbar-Allah Akrab Agama
  • Teologi Publik Untuk Konteks Indonesia Agama

Mengenal Budaya dan Bahasa Masyarakat Suku Krowe Sika di Kabupaten Sikka Propinsi NTT

Posted on 2 Januari 202525 Mei 2026 By ledalero

Pengarang                :     Paulina Nona

Ukuran Buku            :     14 cm X 21 cm

Ketebalan Buku      :     152 halaman

ISBN                            :     978-623-6724-43-9

Tahun Terbit            :     2025

Harga                          :     –

Buku ini merupakan warisan budaya yang sangat berharga dari generasi pendahulu kepada generasi penerus. Sejak dahulu, budaya, bahasa, dan nilai-nilai kearifan lokal diwariskan secara lisan melalui kehidupan keluarga—dari orang tua dan kakek nenek kepada anak cucu dalam percakapan sehari-hari. Melalui cara inilah identitas budaya suatu masyarakat tetap hidup dan bertahan dari waktu ke waktu.

Namun, perkembangan teknologi modern telah membawa perubahan besar dalam pola kehidupan masyarakat. Kehadiran ponsel dan dunia digital membuat komunikasi antaranggota keluarga semakin berkurang. Banyak orang lebih sibuk dengan perangkat masing-masing dibanding membangun percakapan dalam keluarga. Bahkan dalam aktivitas sederhana seperti memasak, bermain, atau makan bersama, perhatian sering teralihkan kepada ponsel. Akibatnya, ruang pewarisan budaya dan bahasa daerah semakin menyempit.

Dampak yang paling nyata terlihat pada generasi muda di Kabupaten Sikka. Banyak anak muda mulai tidak mengenal sistem nilai kearifan lokal leluhurnya dan kurang mampu menggunakan bahasa ibu, khususnya bahasa Krowe Sika, dengan baik. Bahasa daerah dan nilai budaya yang dahulu menjadi identitas masyarakat kini semakin jarang digunakan dan perlahan terancam punah.

Selain minimnya komunikasi antar generasi, berkurangnya penutur bahasa lokal juga dipengaruhi oleh belum tersedianya dokumentasi tertulis yang memadai mengenai budaya dan bahasa masyarakat asli Kabupaten Sikka, seperti suku Krowe Sika, Lio, Krowe Muhan, dan Palue. Ketiadaan kamus, ensiklopedi budaya, maupun naskah resmi lainnya menyebabkan banyak pengetahuan tradisional tidak terdokumentasikan dengan baik dan berisiko hilang bersama para penuturnya.

Karena itu, kehadiran buku ini menjadi kontribusi yang sangat penting dalam upaya pelestarian budaya dan bahasa warisan leluhur. Buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan, tetapi juga bentuk kepedulian para orang tua dan para lanjut usia terhadap keberlanjutan identitas budaya masyarakat Sikka. Sebuah masyarakat yang melupakan budayanya sendiri akan kehilangan akar identitasnya, bagaikan pohon yang tumbuh tanpa akar yang kuat dan mudah terombang-ambing oleh arus budaya luar serta pola hidup instan.

Karya ini patut diapresiasi karena lahir dari dedikasi dan kerja keras para lanjut usia di Nian Sikka, khususnya Ibu Paulina Nona beserta rekan-rekannya, yang telah menghimpun, menyusun, mengetik, dan mengedit isi buku ini secara mandiri. Upaya tersebut merupakan teladan nyata tentang pentingnya menjaga ingatan kolektif dan menghormati warisan leluhur.

Lebih jauh, buku ini diharapkan menjadi awal dari gerakan pelestarian budaya yang lebih luas. Mengingat Kabupaten Sikka memiliki empat suku asli dengan kekayaan budaya yang beragam, masih diperlukan perhatian dan keterlibatan bersama untuk mendokumentasikan budaya dan bahasa suku Lio, Krowe Muhan, dan Palue. Tanpa keterlibatan generasi pendahulu dalam mewariskan nilai-nilai budaya, maka budaya tersebut lambat laun akan memudar dan akhirnya hilang dari kehidupan masyarakatnya sendiri.

Antropologi, Bahasa & Sastra, Seni dan Budaya Tags:Bahasa Sika, Budaya, Kabupaten Sikka, Paulina Nona, Suku Krowe Sika

Navigasi pos

Previous Post: Sosiologi Pendidikan
Next Post: Konstitusi Kongregasi Putri Reinha Rosari

Related Posts

  • Seni Bicara Bahasa & Sastra
  • Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Bahasa & Sastra
  • Bukan Berhala – Penghormatan Kepada Roh Orang Meninggal Agama
  • PEMBURU YANG CEKATAN – Anjangsana Bersama Karya-Karya E. Douglas Lewis Antropologi
  • ATA PU’AN – Tatanan Sosial dan Seremonial Tana Wai Brama di Flores Antropologi
  • Menyambut Harapan, Merajut Masa Depan Bahasa & Sastra
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • nieuwe online casino_nl
  • Online gambling
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • uncategorized
  • True Luck Casino: Je Bestemming voor Echte Speelervaring
  • RockySpin : Votre propre Destination de Divertissement Premium afin de des Gains Spectaculaires
  • Guía Completa de Grandpashabet Giriş: Entrada Protegido y Vivencia de Entretenimiento Premium
  • Calaveraslot: El Lugar Premium para Entretenimiento de Casinos en Línea
  • Your own Ultimate Guide for 36vegas Gaming Journey
  • Teologi Dalam Perspektif Global: Sebuah Pengantar Gereja
  • PERJANJIAN LISBON TAHUN 1859 DAN AKIBATNYA BAGI PULAU TIMOR, FLORES,SOLOR DAN SEKITARNYA (1847-2024) Politik
  • PARRHESIA: Mozaik-Mozaik Aksara untuk Kemanusiaan  dan Indonesia Maju Agama
  • LUKA, LAWO, NGAWU – Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah Antropologi
  • The Local Stories and Legends – KODAJA INA AMA GEN’A – Handed Down By The Ancestors From Udak-Lewuka-Lembata Antropologi
  • Konstitusi Kongregasi Putri Reinha Rosari Agama
  • MEMBONGKAR DERITA – Teodice: Sebuah Kegelisahan Filsafat dan Teologi Filsafat
  • SCINTILLA CONSCIENTIAE – LETUPAN NURANI Gereja

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme