Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Hidup Yang Sesungguhnya Spritualitas
  • Ekoteologi Orang Manggarai Agama
  • DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia Ekonomi
  • Alam Belum Berhenti Bercerita Gereja
  • TEOLOGI TERLIBAT – Politik & Budaya dalam Terang Teologi Spritualitas
  • Mengenal dan Mencintai Muslim dan Muslimat Agama
  • Melakukan Teologi di Abad Plural Teologi
  • ALLAH MENGGUGAT ALLAH MENYEMBUHKAN Teologi

Teologi Publik Untuk Konteks Indonesia

Posted on 12 Mei 20265 Juni 2026 By ledalero

Penulis / Editor : Puplius M. Buru & Bernardus S. Hayong

Ukuran : 15 cm X 23 cm

Tebal : xxii + 314 halaman

Penerbit : Ledalero

Cetakan 1 : Mei 2026

ISBN : Sedang diproses

Harga :

Teologi Publik untuk Konteks Indonesia merupakan kumpulan refleksi teologis yang berupaya menempatkan iman Kristen dalam dialog aktif dengan realitas sosial, budaya, politik, dan kemanusiaan Indonesia dewasa ini. Buku ini lahir dari kesadaran bahwa teologi tidak dapat berhenti pada wilayah internal Gereja atau ruang spiritual pribadi, tetapi harus hadir secara nyata dalam kehidupan publik sebagai kekuatan moral, etis, dan transformatif bagi masyarakat.

Melalui berbagai pendekatan teologis, filosofis, sosial, dan kontekstual, buku ini menegaskan bahwa Teologi Publik adalah bentuk refleksi iman yang berpihak pada martabat manusia, keadilan sosial, solidaritas, perdamaian, dan kebaikan bersama. Dalam konteks Indonesia yang multikultural dan multireligius, Teologi Publik dipahami sebagai cara berteologi yang terbuka terhadap dialog, menghargai pluralitas, dan terlibat langsung dalam menjawab persoalan-persoalan konkret masyarakat seperti kemiskinan, intoleransi, pelanggaran HAM, krisis ekologis, kekerasan, dan ketimpangan sosial.

Secara umum, artikel-artikel dalam buku ini memperlihatkan bahwa keterlibatan Gereja dan komunitas beriman dalam ruang publik memiliki dasar kuat dalam tradisi iman Kristen sendiri, terutama dalam semangat profetis dan praksis Yesus yang selalu hadir di tengah penderitaan manusia. Karena itu, iman Kristen dipanggil untuk tidak bersikap eksklusif atau tertutup, melainkan hadir sebagai kekuatan dialogis yang membangun solidaritas lintas batas, memperjuangkan rekonsiliasi, dan merawat kehidupan bersama secara manusiawi dan bermartabat.

Buku ini juga menampilkan pentingnya pendekatan kontekstual dalam berteologi di Indonesia. Realitas budaya lokal, nilai-nilai Pancasila, pengalaman masyarakat kecil, persoalan ekologis, hingga dinamika masyarakat pesisir dan kelompok korban menjadi ruang konkret tempat teologi menemukan relevansi praksisnya. Dengan demikian, Teologi Publik tidak hanya menjadi wacana akademis, tetapi juga gerakan reflektif dan praksis sosial yang mendorong transformasi masyarakat.

Sebagai hasil dari International Conference on Public Theology for the Indonesian Context yang diselenggarakan IFTK Ledalero tahun 2024, buku ini menghadirkan pemikiran para teolog dan akademisi dari Indonesia maupun luar negeri yang bersama-sama merefleksikan peluang dan tantangan Teologi Publik dalam konteks Indonesia kontemporer. Kehadiran berbagai perspektif dalam buku ini memperkaya pemahaman tentang bagaimana iman dapat berbicara secara relevan di tengah dunia modern yang plural, sekular, dan terus berubah.

Dengan bahasa yang reflektif, kritis, dan kontekstual, Teologi Publik untuk Konteks Indonesia menjadi kontribusi penting bagi pengembangan teologi yang membumi dan berpihak pada kemanusiaan. Buku ini relevan bagi akademisi, mahasiswa, pegiat sosial, tokoh agama, serta siapa saja yang ingin memahami peran agama dalam membangun kehidupan publik yang adil, inklusif, dan berkeadaban di Indonesia.

Agama, Gereja, Pastoral, Teologi Tags:Bernardus S. Hayong, International Conference on Public Theology for the Indonesian Context, Puplius M. Buru, Teologi Konteks Indonesia, Teologi Publik

Navigasi pos

Previous Post: Ekoteologi Orang Manggarai
Next Post: Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks

Related Posts

  • Semana Santa di Larantuka – Sejarah dan Liturgi Agama
  • MEMBANGUN RUANG PERJUMPAAN BAGI GEREJA KATOLIK DAN KOMUNITAS LGBT – Bagaimana Gereja Katolik dan Komunitas LGBT Dapat Menjalin Hubungan Berlandaskan Sikap Hormat, Bela Rasa, dan Kepekaan Gereja
  • SOLIDARITAS BENTENG IMAN Gereja
  • Hidup Yang Sesungguhnya Spritualitas
  • Koperasi Kredit Kembang Memberdayakan Akar Rumput Ekonomi
  • Sejarah Keuskupan Larantuka Gereja
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • Teologi Publik Untuk Konteks Indonesia
  • Ekoteologi Orang Manggarai
  • Reduplikasi Morfemis Bahasa Manggarai
  • Menyambut Harapan, Merajut Masa Depan
  • Menyambut Harapan, Merajut Masa Depan Bahasa & Sastra
  • KELUARLAH, WAHAI UMAT-KU! Panggilan Allah dalam Alkitab Agar Keluar dari Imperium Liturgi dan Kitab Suci
  • Mengenal dan Mencintai Muslim dan Muslimat Agama
  • DIPANGGIL UNTUK KEMERDEKAAN -Sebuah Studi Mengenai Gereja Masehi Injili di Timor dalam Hubungan dengan Lingkungannya Agama
  • Menggugat Logika APBN Politik
  • EXODUS MENOLAK LUPA – Catatan Kenangan Para Saksi Korban Banjir Bandang, Lamanele, 4 April 2021 Keluarga
  • Sejarah Keuskupan Larantuka Gereja
  • MAFIA BANK DUNIA & IMF – Alat Penjajahan Baru Negara Industri Terhadap Negara Berkembang Sejak Akhir Perang Dunia Ekonomi

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme