Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia Ekonomi
  • Seri: KEHIDUPAN RELIGIUS SEBUAH PERUMPAMAAN TENTANG KERAJAAN ALLAH – Teologi Kehidupan Religius Teologi
  • EVANGELISASI Gereja yang Bergerak Keluar Agama
  • ALLAH MENGGUGAT ALLAH MENYEMBUHKAN Teologi
  • Kompendium Ajaran Sosial Gereja Gereja
  • Model-Model Teologi Kontekstual Teologi
  • Dakwah Kristen – Undangan Allah Yang Menyelamatkan Semua Manusia & Alam Ciptaan melalui Yesus Kristus Agama
  • Konsili Yohanes XXIII Berpancawindu 1962-2002 Gereja

Teologi Publik Untuk Konteks Indonesia

Posted on 12 Mei 202622 Juni 2026 By ledalero

Penulis / Editor : Puplius M. Buru & Bernardus S. Hayong

Ukuran : 15 cm X 23 cm

Tebal : xxii + 314 halaman

Penerbit : Ledalero

Cetakan 1 : Mei 2026

ISBN : 978-623-6724-54-5

Harga :

Teologi Publik untuk Konteks Indonesia merupakan kumpulan refleksi teologis yang berupaya menempatkan iman Kristen dalam dialog aktif dengan realitas sosial, budaya, politik, dan kemanusiaan Indonesia dewasa ini. Buku ini lahir dari kesadaran bahwa teologi tidak dapat berhenti pada wilayah internal Gereja atau ruang spiritual pribadi, tetapi harus hadir secara nyata dalam kehidupan publik sebagai kekuatan moral, etis, dan transformatif bagi masyarakat.

Melalui berbagai pendekatan teologis, filosofis, sosial, dan kontekstual, buku ini menegaskan bahwa Teologi Publik adalah bentuk refleksi iman yang berpihak pada martabat manusia, keadilan sosial, solidaritas, perdamaian, dan kebaikan bersama. Dalam konteks Indonesia yang multikultural dan multireligius, Teologi Publik dipahami sebagai cara berteologi yang terbuka terhadap dialog, menghargai pluralitas, dan terlibat langsung dalam menjawab persoalan-persoalan konkret masyarakat seperti kemiskinan, intoleransi, pelanggaran HAM, krisis ekologis, kekerasan, dan ketimpangan sosial.

Secara umum, artikel-artikel dalam buku ini memperlihatkan bahwa keterlibatan Gereja dan komunitas beriman dalam ruang publik memiliki dasar kuat dalam tradisi iman Kristen sendiri, terutama dalam semangat profetis dan praksis Yesus yang selalu hadir di tengah penderitaan manusia. Karena itu, iman Kristen dipanggil untuk tidak bersikap eksklusif atau tertutup, melainkan hadir sebagai kekuatan dialogis yang membangun solidaritas lintas batas, memperjuangkan rekonsiliasi, dan merawat kehidupan bersama secara manusiawi dan bermartabat.

Buku ini juga menampilkan pentingnya pendekatan kontekstual dalam berteologi di Indonesia. Realitas budaya lokal, nilai-nilai Pancasila, pengalaman masyarakat kecil, persoalan ekologis, hingga dinamika masyarakat pesisir dan kelompok korban menjadi ruang konkret tempat teologi menemukan relevansi praksisnya. Dengan demikian, Teologi Publik tidak hanya menjadi wacana akademis, tetapi juga gerakan reflektif dan praksis sosial yang mendorong transformasi masyarakat.

Sebagai hasil dari International Conference on Public Theology for the Indonesian Context yang diselenggarakan IFTK Ledalero tahun 2024, buku ini menghadirkan pemikiran para teolog dan akademisi dari Indonesia maupun luar negeri yang bersama-sama merefleksikan peluang dan tantangan Teologi Publik dalam konteks Indonesia kontemporer. Kehadiran berbagai perspektif dalam buku ini memperkaya pemahaman tentang bagaimana iman dapat berbicara secara relevan di tengah dunia modern yang plural, sekular, dan terus berubah.

Dengan bahasa yang reflektif, kritis, dan kontekstual, Teologi Publik untuk Konteks Indonesia menjadi kontribusi penting bagi pengembangan teologi yang membumi dan berpihak pada kemanusiaan. Buku ini relevan bagi akademisi, mahasiswa, pegiat sosial, tokoh agama, serta siapa saja yang ingin memahami peran agama dalam membangun kehidupan publik yang adil, inklusif, dan berkeadaban di Indonesia.

Agama, Gereja, Pastoral, Teologi Tags:Bernardus S. Hayong, International Conference on Public Theology for the Indonesian Context, Puplius M. Buru, Teologi Konteks Indonesia, Teologi Publik

Navigasi pos

Previous Post: Ekoteologi Orang Manggarai
Next Post: Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks

Related Posts

  • DI TEBING WAKTU – Dimensi Sosio Politis Perayaan Kristen Gereja
  • Bukan Berhala – Penghormatan Kepada Roh Orang Meninggal Agama
  • Berbagi Pengalaman Misi Intergentes di Eropa Gereja
  • Konstitusi Kongregasi Putri Reinha Rosari Agama
  • Wacana Identitas Muslim Pribumi NTT Agama
  • Misi-Evangelisasi-Penghayatan Iman Agama
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Online gambling
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • uncategorized
  • Casino Stranieri Sicuri: Guida Esaustiva per Utenti Italiani
  • Overzicht van alle NL Casinos: Je Volledige Handleiding voor Legaal Online Spelen
  • Viking Go Wild progresiv cekpotu necə işə düşür
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • Teologi Publik Untuk Konteks Indonesia
  • KEKRISTENAN: SEBUAH IKHTISAR Lain-lain
  • Misi-Evangelisasi-Penghayatan Iman Agama
  • GEREJA YANG TERLIBAT – Dialog Iman, Budaya dan Teologi Paus Fransisikus Agama
  • HOMILI YANG MEMIKAT
    Masa Khusus, Hari Raya dan Pesta, Tahun A, B, C
    Agama
  • Terus Berubah Tetap Setia; Dasar, Pola, Konteks Misi Agama
  • Mengemas Perih Menjahit Rindu Bahasa & Sastra
  • MENDEKAP YANG TERHEMPAS – Masalah-Masalah Sosial dan Strategi Pastoral Konseling Gereja
  • MANUSIA BUKAN KAMBING-Bongkar & Hentikan Kejahatan Perdagangan Jual-Beli Manusia Ekonomi

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme