Penulis / Editor : Puplius M. Buru & Bernardus S. Hayong
Ukuran : 15 cm X 23 cm
Tebal : xxii + 314 halaman
Penerbit : Ledalero
Cetakan 1 : Mei 2026
ISBN : Sedang diproses
Harga :
Teologi Publik untuk Konteks Indonesia merupakan kumpulan refleksi teologis yang berupaya menempatkan iman Kristen dalam dialog aktif dengan realitas sosial, budaya, politik, dan kemanusiaan Indonesia dewasa ini. Buku ini lahir dari kesadaran bahwa teologi tidak dapat berhenti pada wilayah internal Gereja atau ruang spiritual pribadi, tetapi harus hadir secara nyata dalam kehidupan publik sebagai kekuatan moral, etis, dan transformatif bagi masyarakat.
Melalui berbagai pendekatan teologis, filosofis, sosial, dan kontekstual, buku ini menegaskan bahwa Teologi Publik adalah bentuk refleksi iman yang berpihak pada martabat manusia, keadilan sosial, solidaritas, perdamaian, dan kebaikan bersama. Dalam konteks Indonesia yang multikultural dan multireligius, Teologi Publik dipahami sebagai cara berteologi yang terbuka terhadap dialog, menghargai pluralitas, dan terlibat langsung dalam menjawab persoalan-persoalan konkret masyarakat seperti kemiskinan, intoleransi, pelanggaran HAM, krisis ekologis, kekerasan, dan ketimpangan sosial.
Secara umum, artikel-artikel dalam buku ini memperlihatkan bahwa keterlibatan Gereja dan komunitas beriman dalam ruang publik memiliki dasar kuat dalam tradisi iman Kristen sendiri, terutama dalam semangat profetis dan praksis Yesus yang selalu hadir di tengah penderitaan manusia. Karena itu, iman Kristen dipanggil untuk tidak bersikap eksklusif atau tertutup, melainkan hadir sebagai kekuatan dialogis yang membangun solidaritas lintas batas, memperjuangkan rekonsiliasi, dan merawat kehidupan bersama secara manusiawi dan bermartabat.
Buku ini juga menampilkan pentingnya pendekatan kontekstual dalam berteologi di Indonesia. Realitas budaya lokal, nilai-nilai Pancasila, pengalaman masyarakat kecil, persoalan ekologis, hingga dinamika masyarakat pesisir dan kelompok korban menjadi ruang konkret tempat teologi menemukan relevansi praksisnya. Dengan demikian, Teologi Publik tidak hanya menjadi wacana akademis, tetapi juga gerakan reflektif dan praksis sosial yang mendorong transformasi masyarakat.
Sebagai hasil dari International Conference on Public Theology for the Indonesian Context yang diselenggarakan IFTK Ledalero tahun 2024, buku ini menghadirkan pemikiran para teolog dan akademisi dari Indonesia maupun luar negeri yang bersama-sama merefleksikan peluang dan tantangan Teologi Publik dalam konteks Indonesia kontemporer. Kehadiran berbagai perspektif dalam buku ini memperkaya pemahaman tentang bagaimana iman dapat berbicara secara relevan di tengah dunia modern yang plural, sekular, dan terus berubah.
Dengan bahasa yang reflektif, kritis, dan kontekstual, Teologi Publik untuk Konteks Indonesia menjadi kontribusi penting bagi pengembangan teologi yang membumi dan berpihak pada kemanusiaan. Buku ini relevan bagi akademisi, mahasiswa, pegiat sosial, tokoh agama, serta siapa saja yang ingin memahami peran agama dalam membangun kehidupan publik yang adil, inklusif, dan berkeadaban di Indonesia.
