Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Mati dan Bangkit Lagi Pastoral
  • Ilmu Perbandingan Agama Agama
  • Seri: KEHIDUPAN RELIGIUS SEBUAH PERUMPAMAAN TENTANG KERAJAAN ALLAH – Teologi Kehidupan Religius Teologi
  • Ekoteologi Orang Manggarai Agama
  • MERANGKAI IDENTITAS MARIA Gereja
  • Teologi Dalam Perspektif Global: Sebuah Pengantar Gereja
  • Misi-Evangelisasi-Penghayatan Iman Agama
  • Kekristenan dan Teologi Asia: Inkulturasi, Dialog Antaragama, Pembebasan Paripurna Agama

DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia

Posted on 19 Februari 202419 Februari 2024 By ledalero

Penulis             : Dr. Alexander Jebadu, SVD

Ukuran            : 14 x 21 cm

Ketebalan        : 359 halaman

ISBN               :  978-623-6724-02-6

Tahun Terbit   : Januari 2021

Harga              :

Kalau Anda membaca buku kami Drakula Abad 21: Membongkar Kejahatan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Sebagai Kapitalisme Mutakhir Berhukum Rimba dan Ancamannya Terhadap Sistem Ekonomi Pancasila (2020), Anda akan tahu bahwa semua fenomena pembangunan, yang tidak sesuai aspirasi rakyat dan tidak menguntungkan rakyat melainkan hanya memperkaya para inverstor, merupakan bentuk-bentuk sepak terjang dari neoliberalisme alias sistem ekonomi pasar bebas tanpa kendali. Sistem ekonomi ini telah dipaksakan oleh negaranegara industri kepada negara-negara miskin untuk membuka lebar rahim ekonominya untuk dieksploitasi. 

Buku di tangan Anda ini mendemontrasikan beberapa contoh kasus konkrit dari cengkeraman  sistem ekonomi pasar bebas tanpa kendali. Sistem ekonomi ini adalah sistem ekonomi yang diselingkuhi penyelenggara NKRI sejak lama dan semakin intim sejak Era Reformasi bergulir tahun 1998 dengan menyeleweng dari sistem ekonomi sendiri yang dipatok  pendiri bangsa ini pada tahun 1945 yaitu sistem ekonomi jalan tengah, sistem ekonomi campuran, sistem ekonomi demokrasi atau sistem ekonomi kerakyatan atau sistem ekonomi Pancasila seperti termeterai dalam UU45 Pasal 33.

Penyelewengan-penyelewengan itu tampak dalam hal-hal seperti penyerbuan perusahaanperusahaan transnasional (transnational corporations, TNCs) di bidang pertambangan di seluruh daerah pedesaan di Indonesia. Sumber daya alam yang seharusnya dikelola oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran seluruh rakyat telah dijual kepada perusahaan swasta nasional maupun asing. Tirani neoliberalisme tampak dalam pendirian mal-mal asing seperti Carefour, pendirian hotel-hotel asing di pelbagai daerah dan kota di Indonesia,  privatisasi banyak BUMN atau privatisasi Taman rasional Komodo di Flores yang didesain menjadi destinasi  pariwisata superpremium  tapi dalam pelaksanaannya telah dibarengi dengan kejahatan perampasan tanah (land grabbing) warga masyarakat desa miskin. Setelah membaca buku ini, diharapkan panggilan Anda sebagai nabi bangkit dan api nasionalisme Anda menyala untuk melawan model pembangunan yang saat ini ternyata bukan untuk kemaslathatan rakyat dan  membebaskan seluruh rakyat Indonesia dari moncong neoliberalisme – sebuah model pembangunan yang sifatnya merampok dan merampas.

Ekonomi, Gereja, Lain-lain, Spritualitas, Teologi Tags:Alexander Jebadu, Dalam Moncong, Kritik kenabian, Neo Liberalisme, Pasar Bebas, Penyelewengan pembangunan

Navigasi pos

Previous Post: KOKOR GOLA KOLANG- Pesan-Pesan Kearifan Tradisi Pante Pembuatan Gula Aren di Manggarai Barat
Next Post: PENGANTAR LINGUISTIK NARIQ EDANG Sebuah Kajian Tentang Struktur Internal Bahasa Kedang

Related Posts

  • COVID-19 DAN VISI MASA DEPAN KEHIDUPAN BERSAMA Lain-lain
  • Manajer/Filsuf Mengelola Bisnis dan Dunia dengan Sudut Pandang Filsafati Filsafat
  • ALLAH MENGGUGAT ALLAH MENYEMBUHKAN Teologi
  • Satu Abad Paroki Roh Kudus Nelle – Tetap Tegar di Tengah Badai (1921-2021) Gereja
  • Setia Kasih-Mu Kekal Tuhanku – Kumpulan Refleksi Perak Imamat Imam Tahbisan Tahun 1987 Ledalero dan Ritapire Pastoral
  • MORAL SAMARITAN
    Dari kenisah menuju tepi jalan
    Agama
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Online gambling
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • uncategorized
  • Why England’s World Cup Form Is Driving Record Betting Interest Across Britain
  • Casino Stranieri Sicuri: Guida Esaustiva per Utenti Italiani
  • Overzicht van alle NL Casinos: Je Volledige Handleiding voor Legaal Online Spelen
  • Viking Go Wild progresiv cekpotu necə işə düşür
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • Menggugat Logika APBN Politik
  • Memperkenalkan Teologi Feminis Teologi
  • BERDIRI DI AMBANG BATAS – Pergumulan Seputar Iman dan Budaya Agama
  • Terus Berubah Tetap Setia; Dasar, Pola, Konteks Misi Agama
  • KELUARLAH, WAHAI UMAT-KU! Panggilan Allah dalam Alkitab Agar Keluar dari Imperium Liturgi dan Kitab Suci
  • KOKOR GOLA KOLANG- Pesan-Pesan Kearifan Tradisi Pante Pembuatan Gula Aren di Manggarai Barat Antropologi
  • Mengapa Gereja (Harus) Tolak Tambang – Sebuah tinjauan etis, filosofis dan teologis atas korporasi tambang Gereja
  • Bukan Doping Politik Politik

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme