Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Teologi Dalam Perspektif Global: Sebuah Pengantar Gereja
  • GEREJA YANG TERLIBAT – Dialog Iman, Budaya dan Teologi Paus Fransisikus Agama
  • Merambah Jalan Cinta Menggapai Kesempurnaan Agama
  • Terus Berubah Tetap Setia; Dasar, Pola, Konteks Misi Agama
  • Allah Akbar-Allah Akrab Agama
  • Alam Belum Berhenti Bercerita Gereja
  • EVANGELISASI Gereja yang Bergerak Keluar Agama
  • TEOLOGI TERLIBAT – Politik & Budaya dalam Terang Teologi Spritualitas

Sosiologi Pendidikan

Posted on 7 Oktober 202425 Mei 2026 By ledalero

Judul                            : Sosiologi Pendidikan

Penulis                         : Bernard Raho

Ketebalan                    :  152 halaman

Ukuran                        : 140 x 210 mm

Tahun Terbit               : 2024

ISBN                             : 978-623-6724-42-2

Harga                          :

Buku ini mengulas pendidikan dalam perspektif sosiologi dengan menempatkan pendidikan sebagai salah satu institusi sosial yang memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Berangkat dari pemikiran Emile Durkheim tentang fakta sosial sebagai realitas yang berada di luar individu dan memengaruhi kehidupan bersama, pendidikan dipahami bukan sekadar proses belajar di ruang kelas, tetapi sebagai mekanisme sosial yang membentuk manusia, menjaga keteraturan masyarakat, dan meneruskan kebudayaan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Melalui pendekatan sosiologis, pendidikan dipandang memiliki hubungan erat dengan berbagai dimensi kehidupan sosial, seperti keluarga, agama, politik, ekonomi, dan budaya. Pendidikan tidak hanya bertujuan mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai, melatih keterampilan, serta menciptakan integrasi sosial dalam masyarakat yang terus berubah. Dengan demikian, pendidikan menjadi sarana penting dalam membangun identitas sosial, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan semangat kebangsaan.

Buku ini juga menyoroti pendidikan sebagai proses sosialisasi yang memungkinkan individu belajar memahami norma, nilai, dan pola hidup masyarakat. Dalam proses tersebut, keluarga, sekolah, lingkungan sosial, dan terutama guru memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan orientasi hidup peserta didik. Pendidikan menjadi ruang di mana manusia belajar hidup bersama, menghargai aturan sosial, dan mengembangkan tanggung jawab sosialnya.

Selain itu, pendidikan dibahas dalam kaitannya dengan stratifikasi sosial. Pendidikan dapat menjadi sarana mobilitas sosial yang membuka kesempatan bagi seseorang untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Namun pada saat yang sama, pendidikan juga dapat mereproduksi ketimpangan sosial apabila akses dan kualitas pendidikan tidak dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, pendidikan tidak dapat dilepaskan dari persoalan keadilan sosial dan pemerataan kesempatan.

Di tengah perkembangan masyarakat modern, pendidikan juga dipahami sebagai kekuatan yang mendorong perubahan sosial. Perubahan nilai, pola hidup, perkembangan teknologi, dan dinamika global memengaruhi sistem pendidikan, sekaligus menuntut pendidikan untuk mampu menjawab tantangan zaman. Dalam konteks ini, pendidikan berfungsi sebagai sarana transformasi sosial yang membantu masyarakat beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaannya.

Secara keseluruhan, buku ini menghadirkan pemahaman bahwa pendidikan dan masyarakat memiliki hubungan yang saling memengaruhi. Pendidikan dibentuk oleh kondisi sosial masyarakat, tetapi sekaligus memiliki kekuatan untuk membentuk arah perkembangan masyarakat itu sendiri. Dengan pendekatan sosiologis, buku ini mengajak pembaca melihat pendidikan secara lebih luas sebagai proses sosial yang menentukan kualitas kehidupan manusia dan masa depan suatu bangsa.

Pendidikan, Sosiologi Tags:Bernard Raho, Emile Durkheim, Pendidikan, Sosiologi, Sosiologi Pendidikan

Navigasi pos

Previous Post: Mengiringi Kematian – 73 Homili/Renungan untuk Misa dan Ibadat Kematian
Next Post: Mengenal Budaya dan Bahasa Masyarakat Suku Krowe Sika di Kabupaten Sikka Propinsi NTT

Related Posts

  • LUKA, LAWO, NGAWU – Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah Antropologi
  • Pengantar Pendidikan Pendidikan
  • Resolusi Masa Depan Pelajar – Teguhkan Iman, Menata Otak, Meraih Mimpi Lain-lain
  • BAHTERA TERANCAM KARAM – Lima Masalah Sosial Ekonomi dan Politik yang Meruntuhkan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia Ekonomi
  • EXODUS MENOLAK LUPA – Catatan Kenangan Para Saksi Korban Banjir Bandang, Lamanele, 4 April 2021 Keluarga
  • Pengantar Pendidikan Lain-lain
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • Filsafat Politik: Dasar-Dasar Filosofis Kehidupan Bernegara
  • Kurban yang Berkenan Kepada Allah – Kurban Dalam Tradisi Gereja dan Diskursus Teologi
  • Sebelum Bunuh Diri: Fakta, Deteksi, dan Pencegahan Bunuh Diri Remaja
  • PERJANJIAN LISBON TAHUN 1859 DAN AKIBATNYA BAGI PULAU TIMOR, FLORES,SOLOR DAN SEKITARNYA (1847-2024)
  • FILSAFAT POLITIK Dalam Bentangan Diskursus Filosofis Filsafat
  • Doa Tanpa Permohonan Filsafat
  • TEOLOGI TERLIBAT – Politik & Budaya dalam Terang Teologi Spritualitas
  • MORAL SAMARITAN
    Dari kenisah menuju tepi jalan
    Agama
  • ETIKA KRISTIANI -2 Kewajiban Moral Dalam Hidup Keagamaan Etika
  • ETIKA KRISTIANI 4: Kewajiban Moral Dalam Hidup Sosial Etika
  • Satu Abad Paroki Roh Kudus Nelle – Tetap Tegar di Tengah Badai (1921-2021) Gereja
  • Mati dan Bangkit Lagi Pastoral

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme