Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Teologi Publik untuk Konteks Indonesia Agama
  • Kompendium Ajaran Sosial Gereja Gereja
  • Model-Model Teologi Kontekstual Teologi
  • Merambah Jalan Cinta Menggapai Kesempurnaan Agama
  • Teologi Dalam Perspektif Global: Sebuah Pengantar Gereja
  • GEREJA YANG TERLIBAT – Dialog Iman, Budaya dan Teologi Paus Fransisikus Agama
  • DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia Ekonomi
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks Agama

Sosiologi Pendidikan

Posted on 7 Oktober 202425 Mei 2026 By ledalero

Judul                            : Sosiologi Pendidikan

Penulis                         : Bernard Raho

Ketebalan                    :  152 halaman

Ukuran                        : 140 x 210 mm

Tahun Terbit               : 2024

ISBN                             : 978-623-6724-42-2

Harga                          :

Buku ini mengulas pendidikan dalam perspektif sosiologi dengan menempatkan pendidikan sebagai salah satu institusi sosial yang memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Berangkat dari pemikiran Emile Durkheim tentang fakta sosial sebagai realitas yang berada di luar individu dan memengaruhi kehidupan bersama, pendidikan dipahami bukan sekadar proses belajar di ruang kelas, tetapi sebagai mekanisme sosial yang membentuk manusia, menjaga keteraturan masyarakat, dan meneruskan kebudayaan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Melalui pendekatan sosiologis, pendidikan dipandang memiliki hubungan erat dengan berbagai dimensi kehidupan sosial, seperti keluarga, agama, politik, ekonomi, dan budaya. Pendidikan tidak hanya bertujuan mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai, melatih keterampilan, serta menciptakan integrasi sosial dalam masyarakat yang terus berubah. Dengan demikian, pendidikan menjadi sarana penting dalam membangun identitas sosial, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan semangat kebangsaan.

Buku ini juga menyoroti pendidikan sebagai proses sosialisasi yang memungkinkan individu belajar memahami norma, nilai, dan pola hidup masyarakat. Dalam proses tersebut, keluarga, sekolah, lingkungan sosial, dan terutama guru memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan orientasi hidup peserta didik. Pendidikan menjadi ruang di mana manusia belajar hidup bersama, menghargai aturan sosial, dan mengembangkan tanggung jawab sosialnya.

Selain itu, pendidikan dibahas dalam kaitannya dengan stratifikasi sosial. Pendidikan dapat menjadi sarana mobilitas sosial yang membuka kesempatan bagi seseorang untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Namun pada saat yang sama, pendidikan juga dapat mereproduksi ketimpangan sosial apabila akses dan kualitas pendidikan tidak dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, pendidikan tidak dapat dilepaskan dari persoalan keadilan sosial dan pemerataan kesempatan.

Di tengah perkembangan masyarakat modern, pendidikan juga dipahami sebagai kekuatan yang mendorong perubahan sosial. Perubahan nilai, pola hidup, perkembangan teknologi, dan dinamika global memengaruhi sistem pendidikan, sekaligus menuntut pendidikan untuk mampu menjawab tantangan zaman. Dalam konteks ini, pendidikan berfungsi sebagai sarana transformasi sosial yang membantu masyarakat beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaannya.

Secara keseluruhan, buku ini menghadirkan pemahaman bahwa pendidikan dan masyarakat memiliki hubungan yang saling memengaruhi. Pendidikan dibentuk oleh kondisi sosial masyarakat, tetapi sekaligus memiliki kekuatan untuk membentuk arah perkembangan masyarakat itu sendiri. Dengan pendekatan sosiologis, buku ini mengajak pembaca melihat pendidikan secara lebih luas sebagai proses sosial yang menentukan kualitas kehidupan manusia dan masa depan suatu bangsa.

Pendidikan, Sosiologi Tags:Bernard Raho, Emile Durkheim, Pendidikan, Sosiologi, Sosiologi Pendidikan

Navigasi pos

Previous Post: Mengiringi Kematian – 73 Homili/Renungan untuk Misa dan Ibadat Kematian
Next Post: Mengenal Budaya dan Bahasa Masyarakat Suku Krowe Sika di Kabupaten Sikka Propinsi NTT

Related Posts

  • Pendekatan Reduksionis Terhadap Agama Agama
  • PARRHESIA: Mozaik-Mozaik Aksara untuk Kemanusiaan  dan Indonesia Maju Agama
  • MANUSIA BUKAN KAMBING-Bongkar & Hentikan Kejahatan Perdagangan Jual-Beli Manusia Ekonomi
  • Pengantar Pendidikan Pendidikan
  • Pengantar Pendidikan Lain-lain
  • KOKOR GOLA KOLANG- Pesan-Pesan Kearifan Tradisi Pante Pembuatan Gula Aren di Manggarai Barat Antropologi
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Ekoteologi Orang Manggarai
  • Teologi Publik untuk Konteks Indonesia
  • ISRAEL MITRA ALLAH – Dari Abraham Hingga Yesus Kristus, Dari Mesir Hingga Inggris, dan Dari Tanah Perjanjian Hingga Lahirnya Negara Israel Modern Tahun 1948
  • TEOLOGI TANAH ORANG MANGGARAI – Pendekatan Kontekstual Pascakolonial Tentang Iman, Adat, dan Keadilan Agraria
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • TERLIBAT – Kumpulan Sajak Bahasa & Sastra
  • MEMBUAT LANGIT TERSENYUM: Khotbah Sepanjang Tahun Gereja Pastoral
  • Konsili Yohanes XXIII Berpancawindu 1962-2002 Gereja
  • Setia Kasih-Mu Kekal Tuhanku – Kumpulan Refleksi Perak Imamat Imam Tahbisan Tahun 1987 Ledalero dan Ritapire Pastoral
  • Mengenal dan Mencintai Muslim dan Muslimat Agama
  • Terus Berubah Tetap Setia; Dasar, Pola, Konteks Misi Agama
  • Orang-Orang Dalam Perjalanan Pendidikan
  • Menggugat Logika APBN Politik

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme