Judul : Sosiologi Pendidikan
Penulis : Bernard Raho
Ketebalan : 152 halaman
Ukuran : 140 x 210 mm
Tahun Terbit : 2024
ISBN : 978-623-6724-42-2
Harga :
Buku ini mengulas pendidikan dalam perspektif sosiologi dengan menempatkan pendidikan sebagai salah satu institusi sosial yang memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Berangkat dari pemikiran Emile Durkheim tentang fakta sosial sebagai realitas yang berada di luar individu dan memengaruhi kehidupan bersama, pendidikan dipahami bukan sekadar proses belajar di ruang kelas, tetapi sebagai mekanisme sosial yang membentuk manusia, menjaga keteraturan masyarakat, dan meneruskan kebudayaan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Melalui pendekatan sosiologis, pendidikan dipandang memiliki hubungan erat dengan berbagai dimensi kehidupan sosial, seperti keluarga, agama, politik, ekonomi, dan budaya. Pendidikan tidak hanya bertujuan mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai, melatih keterampilan, serta menciptakan integrasi sosial dalam masyarakat yang terus berubah. Dengan demikian, pendidikan menjadi sarana penting dalam membangun identitas sosial, memperkuat solidaritas, dan menumbuhkan semangat kebangsaan.
Buku ini juga menyoroti pendidikan sebagai proses sosialisasi yang memungkinkan individu belajar memahami norma, nilai, dan pola hidup masyarakat. Dalam proses tersebut, keluarga, sekolah, lingkungan sosial, dan terutama guru memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian dan orientasi hidup peserta didik. Pendidikan menjadi ruang di mana manusia belajar hidup bersama, menghargai aturan sosial, dan mengembangkan tanggung jawab sosialnya.
Selain itu, pendidikan dibahas dalam kaitannya dengan stratifikasi sosial. Pendidikan dapat menjadi sarana mobilitas sosial yang membuka kesempatan bagi seseorang untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Namun pada saat yang sama, pendidikan juga dapat mereproduksi ketimpangan sosial apabila akses dan kualitas pendidikan tidak dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, pendidikan tidak dapat dilepaskan dari persoalan keadilan sosial dan pemerataan kesempatan.
Di tengah perkembangan masyarakat modern, pendidikan juga dipahami sebagai kekuatan yang mendorong perubahan sosial. Perubahan nilai, pola hidup, perkembangan teknologi, dan dinamika global memengaruhi sistem pendidikan, sekaligus menuntut pendidikan untuk mampu menjawab tantangan zaman. Dalam konteks ini, pendidikan berfungsi sebagai sarana transformasi sosial yang membantu masyarakat beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaannya.
Secara keseluruhan, buku ini menghadirkan pemahaman bahwa pendidikan dan masyarakat memiliki hubungan yang saling memengaruhi. Pendidikan dibentuk oleh kondisi sosial masyarakat, tetapi sekaligus memiliki kekuatan untuk membentuk arah perkembangan masyarakat itu sendiri. Dengan pendekatan sosiologis, buku ini mengajak pembaca melihat pendidikan secara lebih luas sebagai proses sosial yang menentukan kualitas kehidupan manusia dan masa depan suatu bangsa.
