Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Dakwah Kristen – Undangan Allah Yang Menyelamatkan Semua Manusia & Alam Ciptaan melalui Yesus Kristus Agama
  • Mati dan Bangkit Lagi Pastoral
  • Melakukan Teologi di Abad Plural Teologi
  • Teologi Publik Untuk Konteks Indonesia Agama
  • TEOLOGI TERLIBAT – Politik & Budaya dalam Terang Teologi Spritualitas
  • ALLAH MENGGUGAT ALLAH MENYEMBUHKAN Teologi
  • EVANGELISASI Gereja yang Bergerak Keluar Agama
  • MEMBUAT LANGIT TERSENYUM: Khotbah Sepanjang Tahun Gereja Pastoral

Mengiringi Kematian – 73 Homili/Renungan untuk Misa dan Ibadat Kematian

Posted on 7 Oktober 202425 Mei 2026 By ledalero

Judul                            : Mengiringi Kematian – 73 Homili/Renungan untuk Misa dan Ibadat Kematian

Penulis                         : Robert Bala

Ketebalan                    : 246 halaman

Ukuran                        : 140 x 210 mm

ISBN                             : 978-623-6724-41-5

Harga                          :

Buku Mengiringi Kematian hadir sebagai panduan reflektif yang menempatkan kematian bukan sekadar akhir kehidupan, melainkan sebuah peristiwa iman yang perlu dimaknai secara mendalam dan personal. Judul buku ini menegaskan bahwa setiap kematian layak “diiringi” dengan pesan penghiburan, pengharapan, dan refleksi yang menyentuh pengalaman hidup almarhum maupun keluarga yang ditinggalkan. Karena itu, homili atau renungan dalam ibadat kematian tidak seharusnya menjadi rangkaian kata-kata umum yang diulang secara rutin, tetapi harus lahir dari kedalaman Sabda Allah dan pengalaman manusiawi yang konkret.

Buku ini memuat 73 homili atau renungan yang dapat digunakan dalam perayaan kematian, baik oleh imam, prodiakon, katekis, agen pastoral, maupun pelayan Gereja lainnya. Setiap renungan disusun secara sederhana namun terarah: dimulai dengan kutipan singkat Kitab Suci, lalu dilanjutkan dengan refleksi yang lahir dari penafsiran teks secara mendalam. Pendekatan ini membuat setiap homili memiliki fokus yang jelas, kontekstual, dan mudah dipahami umat.

Dalam penyusunannya, penulis menempatkan eksegese Kitab Suci sebagai dasar utama untuk menemukan pesan iman yang relevan. Refleksi tidak dibangun dari kutipan ayat yang dilepaskan dari konteksnya, tetapi dari pemahaman menyeluruh terhadap makna Sabda Allah. Dengan demikian, homili tidak hanya menjadi penghiburan emosional, melainkan juga sarana pewartaan iman yang membantu umat memahami misteri kematian dalam terang iman Kristiani.

Buku ini juga menekankan pentingnya homili yang singkat, padat, dan terpusat pada satu gagasan utama. Inspirasi ini sejalan dengan ajakan Paus Fransiskus agar homili tidak terlalu panjang, melainkan menyampaikan pesan yang jelas dan menyentuh hati umat. Karena itu, setiap renungan dalam buku ini dirancang ringkas, tetapi tetap kaya makna dan mampu membantu umat menemukan kekuatan di tengah suasana dukacita.

Lebih jauh, buku ini memperlihatkan bahwa tugas pewartaan dalam peristiwa kematian tidak hanya melayani Sabda Allah, tetapi juga melayani iman dan kebutuhan pastoral umat. Dalam situasi kehilangan, umat membutuhkan kata-kata yang memberi harapan, meneguhkan hati, dan membantu mereka memaknai penderitaan serta kematian dalam terang kebangkitan Kristus. Melalui bahasa yang sederhana dan dekat dengan pengalaman hidup sehari-hari, buku ini berusaha menjembatani kedalaman teologi dengan kebutuhan nyata umat.

Menariknya, jumlah 73 renungan dalam buku ini tidak dipilih secara kebetulan. Angka tersebut dihubungkan dengan rata-rata harapan hidup masyarakat Indonesia, sehingga menjadi simbol perjalanan hidup manusia yang pada akhirnya menuju kepenuhan di hadapan Allah. Simbol ini memperlihatkan bahwa buku ini tidak hanya bersifat praktis, tetapi juga memiliki dimensi reflektif dan eksistensial.

Secara keseluruhan, Mengiringi Kematian bukan sekadar kumpulan homili perkabungan, melainkan sebuah upaya pastoral untuk menghadirkan Sabda Allah secara lebih personal, manusiawi, dan menguatkan. Buku ini membantu para pelayan Gereja menyampaikan renungan yang singkat namun bermakna, sehingga peristiwa kematian dapat menjadi ruang perjumpaan antara kesedihan manusia dan harapan iman akan kehidupan kekal.

Agama, Liturgi dan Kitab Suci, Spritualitas Tags:Homili, Ibadat Kematian, Mengiringi Kematian, Renungan untuk Misa dan Ibadat Kematian, Robert Bala

Navigasi pos

Previous Post: Kopdit Boawae Pemberdayaan dan Keberlanjutan
Next Post: Sosiologi Pendidikan

Related Posts

  • Dakwah Kristen – Undangan Allah Yang Menyelamatkan Semua Manusia & Alam Ciptaan melalui Yesus Kristus Agama
  • KOKOR GOLA KOLANG- Pesan-Pesan Kearifan Tradisi Pante Pembuatan Gula Aren di Manggarai Barat Antropologi
  • Gerakan Ekumene Agama
  • TEOLOGI PERJANJIAN LAMA: Kesaksian, Tangkisan, Pembelaan Liturgi dan Kitab Suci
  • Imam Masa Kini Gereja
  • Mengenal dan Mencintai Muslim dan Muslimat Agama
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • nieuwe online casino_nl
  • Online gambling
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • uncategorized
  • True Luck Casino: Je Bestemming voor Echte Speelervaring
  • RockySpin : Votre propre Destination de Divertissement Premium afin de des Gains Spectaculaires
  • Guía Completa de Grandpashabet Giriş: Entrada Protegido y Vivencia de Entretenimiento Premium
  • Calaveraslot: El Lugar Premium para Entretenimiento de Casinos en Línea
  • Your own Ultimate Guide for 36vegas Gaming Journey
  • TEOLOGI TRINITAS DALAM KONTEKS MISTAGOGI – Pengantar Ke Dalam Misteri Allah Tritunggal Teologi
  • New to World Cup Betting in Canada? Here’s What the 48-Team Format Changes Online gambling
  • SOSIOLOGI Lain-lain
  • MEMBANGUN RUANG PERJUMPAAN BAGI GEREJA KATOLIK DAN KOMUNITAS LGBT – Bagaimana Gereja Katolik dan Komunitas LGBT Dapat Menjalin Hubungan Berlandaskan Sikap Hormat, Bela Rasa, dan Kepekaan Gereja
  • KOKOR GOLA KOLANG- Pesan-Pesan Kearifan Tradisi Pante Pembuatan Gula Aren di Manggarai Barat Antropologi
  • Viking Go Wild progresiv cekpotu necə işə düşür Online gambling
  • Negara, Agama, dan Hak-Hak Asasi Manusia Agama
  • Imam Masa Kini Gereja

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme