Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Mendengarkan Apa Kata Roh Kepada Gereja Agama
  • MEMBUAT LANGIT TERSENYUM: Khotbah Sepanjang Tahun Gereja Pastoral
  • Dakwah Kristen – Undangan Allah Yang Menyelamatkan Semua Manusia & Alam Ciptaan melalui Yesus Kristus Agama
  • Konsili Yohanes XXIII Berpancawindu 1962-2002 Gereja
  • Kompendium Ajaran Sosial Gereja Gereja
  • EVANGELISASI Gereja yang Bergerak Keluar Agama
  • TEOLOGI TRINITAS DALAM KONTEKS MISTAGOGI – Pengantar Ke Dalam Misteri Allah Tritunggal Teologi
  • Alam Belum Berhenti Bercerita Gereja

Mengiringi Kematian – 73 Homili/Renungan untuk Misa dan Ibadat Kematian

Posted on 7 Oktober 202425 Mei 2026 By ledalero

Judul                            : Mengiringi Kematian – 73 Homili/Renungan untuk Misa dan Ibadat Kematian

Penulis                         : Robert Bala

Ketebalan                    : 246 halaman

Ukuran                        : 140 x 210 mm

ISBN                             : 978-623-6724-41-5

Harga                          :

Buku Mengiringi Kematian hadir sebagai panduan reflektif yang menempatkan kematian bukan sekadar akhir kehidupan, melainkan sebuah peristiwa iman yang perlu dimaknai secara mendalam dan personal. Judul buku ini menegaskan bahwa setiap kematian layak “diiringi” dengan pesan penghiburan, pengharapan, dan refleksi yang menyentuh pengalaman hidup almarhum maupun keluarga yang ditinggalkan. Karena itu, homili atau renungan dalam ibadat kematian tidak seharusnya menjadi rangkaian kata-kata umum yang diulang secara rutin, tetapi harus lahir dari kedalaman Sabda Allah dan pengalaman manusiawi yang konkret.

Buku ini memuat 73 homili atau renungan yang dapat digunakan dalam perayaan kematian, baik oleh imam, prodiakon, katekis, agen pastoral, maupun pelayan Gereja lainnya. Setiap renungan disusun secara sederhana namun terarah: dimulai dengan kutipan singkat Kitab Suci, lalu dilanjutkan dengan refleksi yang lahir dari penafsiran teks secara mendalam. Pendekatan ini membuat setiap homili memiliki fokus yang jelas, kontekstual, dan mudah dipahami umat.

Dalam penyusunannya, penulis menempatkan eksegese Kitab Suci sebagai dasar utama untuk menemukan pesan iman yang relevan. Refleksi tidak dibangun dari kutipan ayat yang dilepaskan dari konteksnya, tetapi dari pemahaman menyeluruh terhadap makna Sabda Allah. Dengan demikian, homili tidak hanya menjadi penghiburan emosional, melainkan juga sarana pewartaan iman yang membantu umat memahami misteri kematian dalam terang iman Kristiani.

Buku ini juga menekankan pentingnya homili yang singkat, padat, dan terpusat pada satu gagasan utama. Inspirasi ini sejalan dengan ajakan Paus Fransiskus agar homili tidak terlalu panjang, melainkan menyampaikan pesan yang jelas dan menyentuh hati umat. Karena itu, setiap renungan dalam buku ini dirancang ringkas, tetapi tetap kaya makna dan mampu membantu umat menemukan kekuatan di tengah suasana dukacita.

Lebih jauh, buku ini memperlihatkan bahwa tugas pewartaan dalam peristiwa kematian tidak hanya melayani Sabda Allah, tetapi juga melayani iman dan kebutuhan pastoral umat. Dalam situasi kehilangan, umat membutuhkan kata-kata yang memberi harapan, meneguhkan hati, dan membantu mereka memaknai penderitaan serta kematian dalam terang kebangkitan Kristus. Melalui bahasa yang sederhana dan dekat dengan pengalaman hidup sehari-hari, buku ini berusaha menjembatani kedalaman teologi dengan kebutuhan nyata umat.

Menariknya, jumlah 73 renungan dalam buku ini tidak dipilih secara kebetulan. Angka tersebut dihubungkan dengan rata-rata harapan hidup masyarakat Indonesia, sehingga menjadi simbol perjalanan hidup manusia yang pada akhirnya menuju kepenuhan di hadapan Allah. Simbol ini memperlihatkan bahwa buku ini tidak hanya bersifat praktis, tetapi juga memiliki dimensi reflektif dan eksistensial.

Secara keseluruhan, Mengiringi Kematian bukan sekadar kumpulan homili perkabungan, melainkan sebuah upaya pastoral untuk menghadirkan Sabda Allah secara lebih personal, manusiawi, dan menguatkan. Buku ini membantu para pelayan Gereja menyampaikan renungan yang singkat namun bermakna, sehingga peristiwa kematian dapat menjadi ruang perjumpaan antara kesedihan manusia dan harapan iman akan kehidupan kekal.

Agama, Liturgi dan Kitab Suci, Spritualitas Tags:Homili, Ibadat Kematian, Mengiringi Kematian, Renungan untuk Misa dan Ibadat Kematian, Robert Bala

Navigasi pos

Previous Post: Kopdit Boawae Pemberdayaan dan Keberlanjutan
Next Post: Sosiologi Pendidikan

Related Posts

  • MERANGKAI IDENTITAS MARIA Gereja
  • KELUARLAH, WAHAI UMAT-KU! Panggilan Allah dalam Alkitab Agar Keluar dari Imperium Liturgi dan Kitab Suci
  • Adoremus – Kumpulan Doa-Doa Salve Liturgi dan Kitab Suci
  • GEREJA YANG TERLIBAT – Dialog Iman, Budaya dan Teologi Paus Fransisikus Agama
  • Memahami Ibadat Harian – Doa Tanpa Henti Dari Semua Anggota Gereja Liturgi dan Kitab Suci
  • Post-Sekularisme, Toleransi dan Demokrasi Agama
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Online gambling
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • uncategorized
  • Why England’s World Cup Form Is Driving Record Betting Interest Across Britain
  • Casino Stranieri Sicuri: Guida Esaustiva per Utenti Italiani
  • Overzicht van alle NL Casinos: Je Volledige Handleiding voor Legaal Online Spelen
  • Viking Go Wild progresiv cekpotu necə işə düşür
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • Imam Masa Kini Gereja
  • TEOLOGI PERJANJIAN LAMA: Kesaksian, Tangkisan, Pembelaan Liturgi dan Kitab Suci
  • BERDIRI DI AMBANG BATAS – Pergumulan Seputar Iman dan Budaya Agama
  • TERLIBAT – Kumpulan Sajak Bahasa & Sastra
  • Berbagi Pengalaman Misi Intergentes di Eropa Gereja
  • Teologi Dalam Perspektif Global: Sebuah Pengantar Gereja
  • Kekristenan dan Teologi Asia: Inkulturasi, Dialog Antaragama, Pembebasan Paripurna Agama
  • Koperasi Kredit Bahtera – Komunitas Berbagi Ekonomi

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme