Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • TEOLOGI TERLIBAT – Politik & Budaya dalam Terang Teologi Spritualitas
  • MEMBUAT LANGIT TERSENYUM: Khotbah Sepanjang Tahun Gereja Pastoral
  • Konsili Yohanes XXIII Berpancawindu 1962-2002 Gereja
  • Allah Akbar-Allah Akrab Agama
  • MERANGKAI IDENTITAS MARIA Gereja
  • TEOLOGI PERJANJIAN LAMA: Kesaksian, Tangkisan, Pembelaan Liturgi dan Kitab Suci
  • TEOLOGI TRINITAS DALAM KONTEKS MISTAGOGI – Pengantar Ke Dalam Misteri Allah Tritunggal Teologi
  • Ilmu Perbandingan Agama Agama

Kopdit Boawae Pemberdayaan dan Keberlanjutan

Posted on 4 Juli 20248 Juli 2024 By ledalero

Penulis       : Inocentius Keo, dkk

Editor         : Inocentius Keo, Gabriel Manek, Paskalis Saen Parera, Mateus Tule, Kosmas Lawa Bagho, Bruno Kewo.

Ketebalan   : 258 halaman

Ukuran       : 15 cm x 23 cm

Terbit          : Juni 2024

ISBN           : Sedang diproses

Harga          :

Koperasi Kredit (Kopdit) Boawae lahir dari penderitaan dan kesulitan hidup anggota perdana 50 tahun silam. Kehidupan sosial-ekonomi anggota ketika itu telah membangkitkan kesadaran baru untuk bekerjasama dan saling membantu agar bisa keluar dari lilitan kesulitan keuangan untuk membiayai berbagai kebutuhan hidup keluarga.

Dulu, ketika orang membutuhkan uang, dia harus berjalan kaki dari rumah anggota yang satu ke rumah anggota yang lain, bertemu dan berdiskusi, berbagi cerita suka dan duka, saling memberi dari keterbatasan, membina keakraban dalam nuansa kekeluargaan telah menjadi warna-warni kehidupan anggota Kopdit Boawae yang entah disadari atau tidak, telah menjadi embrio yang tumbuh besar membentuk nilai-nilai yang patut dilestarikan, karena disitulah kekhasan dan sekaligus kekuatan yang nyata kokohnya kebersamaan yang hidup dari kedalaman rahim ibunda Kopdit Boawae. Kini, pada usia 50 tahun, kita patut berhenti sejenak, menoleh jejak sejarah yang ditapaki para perintis, pendiri dan pendahulu, agar kita sebagai generasi penerus, insan Kopdit Boawae tidak kehilangan roh yang telah menghidupkan dan membesarkan kebersamaan dalam kekeluargaan Kopdit Boawae. Betapa tidak, dari 35 orang anggota saat pendirian pada 23 Mei 1974, per akhir tahun 2023 menjadi 16.869 orang. Aset yang terkumpul anggota sebesar Rp161.990 ketika pendiriannya, kini mencapai total asset Rp107.935.602.790, dan kantor ‘berjalan’ dari rumah anggota yang satu ke rumah anggota yang lain, kini berubah menjadi ‘ (Sa’o Waja: Rumah Besar Bersama’ berlantai 4).

Benar, sejarah butuh waktu untuk mengisahkan ceritera. Dibalik angka-angka sebetulnya menyimpan banyak pesan dan sumber inspirasi positif, yang layak kita apresiasi sebagai pembelajaran berharga untuk pertumbuhan koperasi. Banyak perilaku berpadu rasa membentuk nilai yang patut kita lestarikan sebagai generasi baru insan Kopdit Boawae. Pada momentum bersejarah ini, rasanya tidaklah cukup bagi kita hanya memandang barisan angka sembari mengagumi kesuksesan masa lalu, tetapi lebih dari itu baiklah kita menerima warisan nilai yang tentunya menjadi tanggungjawab kita untuk meneruskan ke generasi selanjutnya.

Cerita lisan bisa hilang ditelan waktu, sebaliknya tulisan akan meninggalkan kenangan yang selalu mengingatkan dan menghidupkan. Oleh karena itu, dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab yang tinggi, pengurus Kopdit Boawae sebagai penerima mandat langsung anggota berikhtiar menulis buku Kenangan Emas Kopdit Boawae dengan Judul: Pemberdayaan dan Keberlanjutan. Buku Kenangan ini mengisahkan Sejarah Kopdit Boawae, pikiran-pikiran analitis yang mendukung pertumbuhan dan  perkembangan Kopdit Boawae, sharing pengalaman fungsionaris serta testimoni anggota dalam upaya mengembangngkan usahanya masing-masing dengan dukungan permodalan Kopdit Boawae. Kami menyadari bahwa masih banyak pikiran cerdas dan kisah menarik lainnya yang belum sempat dimuat dalam buku kenangan ini. Oleh karena itu pada kesempatan yang indah ini patutlah kami menyampaikan permohonan maaf dengan harapan kiranya dapat berkontribusi pada edisi-edisi berikutnya.

Ekonomi, Keluarga Tags:Boawae, Incentius Keo, Kopdit, Kopdit Boawae, Kosmas Lawa Bagho, Pemberdayaan dan Keberlanjutan

Navigasi pos

Previous Post: GEREJA YANG TERLIBAT – Dialog Iman, Budaya dan Teologi Paus Fransisikus
Next Post: Mengiringi Kematian – 73 Homili/Renungan untuk Misa dan Ibadat Kematian

Related Posts

  • BAHTERA TERANCAM KARAM – Lima Masalah Sosial Ekonomi dan Politik yang Meruntuhkan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia Ekonomi
  • OASE SURGAWI: Khotbah Menurut Tahun Gereja Keluarga
  • MERAIH MIMPI – Kisah Sukses Anggota Bersama Sangosay Ekonomi
  • DRAKULA ABAD 21 – Membongkar Kejahatan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Sebagai Kapitalisme Mutakhir Berhukum Rimba dan Ancamannya Terhadap Sistem Ekonomi Pancasila Ekonomi
  • MANUSIA BUKAN KAMBING-Bongkar & Hentikan Kejahatan Perdagangan Jual-Beli Manusia Ekonomi
  • MAFIA BANK DUNIA & IMF – Alat Penjajahan Baru Negara Industri Terhadap Negara Berkembang Sejak Akhir Perang Dunia Ekonomi
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • Filsafat Politik: Dasar-Dasar Filosofis Kehidupan Bernegara
  • Kurban yang Berkenan Kepada Allah – Kurban Dalam Tradisi Gereja dan Diskursus Teologi
  • Sebelum Bunuh Diri: Fakta, Deteksi, dan Pencegahan Bunuh Diri Remaja
  • PERJANJIAN LISBON TAHUN 1859 DAN AKIBATNYA BAGI PULAU TIMOR, FLORES,SOLOR DAN SEKITARNYA (1847-2024)
  • SOSIOLOGI Lain-lain
  • Satu Abad Paroki Roh Kudus Nelle – Tetap Tegar di Tengah Badai (1921-2021) Gereja
  • PERJANJIAN LISBON TAHUN 1859 DAN AKIBATNYA BAGI PULAU TIMOR, FLORES,SOLOR DAN SEKITARNYA (1847-2024) Politik
  • BERDIRI DI AMBANG BATAS – Pergumulan Seputar Iman dan Budaya Agama
  • Melakukan Teologi di Abad Plural Teologi
  • Bahasa Indonesia Identitas Kita Lain-lain
  • Sai Miu? Ata Nggela -Lio Ende Antropologi
  • ANTROPOLOGI, PEMBANGUNAN & TANTANGAN PASCAMODERN Antropologi

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme