Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • ALLAH MENGGUGAT ALLAH MENYEMBUHKAN Teologi
  • Misi-Evangelisasi-Penghayatan Iman Agama
  • Allah Akbar-Allah Akrab Agama
  • Terus Berubah Tetap Setia; Dasar, Pola, Konteks Misi Agama
  • Kompendium Ajaran Sosial Gereja Gereja
  • Konsili Yohanes XXIII Berpancawindu 1962-2002 Gereja
  • Memperkenalkan Teologi Feminis Teologi
  • Ilmu Perbandingan Agama Agama

Sejarah Keuskupan Larantuka

Posted on 22 September 201720 Agustus 2025 By ledalero

Penulis           : Eduard Jebarus, Pr

Penerbit         : Ledalero
Cetakan 1       : Agustus 2017
ISBN               : 978-602-1161-41-8
Ukuran           : 170mm  x 240 mm
Jumlah hlm. : xxvi + 494 hlm

Penulisan Sejarah Keuskupan Larantuka adalah sebuah langkah berharga dan bermakna, yang patut kita sambut dengan rasa syukur dan apresiasi mendalam. Di balik lembaran sejarah ini tersimpan begitu banyak peristiwa penting, jejak langkah tokoh-tokoh besar, serta dinamika kehidupan umat yang telah membentuk wajah Gereja lokal dari masa ke masa. Betapa disayangkan jika kekayaan ini dibiarkan menghilang dalam ingatan tanpa pernah ditulis dan diwariskan kepada generasi penerus.

Melalui buku ini, kita diajak untuk mengenal lebih dekat jati diri Keuskupan Larantuka, mencintainya sepenuh hati, serta memetik pelajaran berharga dari sejarahnya. Sebab sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan cahaya yang menerangi perjalanan umat manusia lintas generasi. Harapannya, generasi muda pun tumbuh dalam kesadaran akan akar rohaninya, semakin mencintai Gereja lokal, dan dengan bijak menimba inspirasi dari kisah para pendahulu.

Buku ini disusun dengan sasaran utama bagi dunia pendidikan—dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Untuk memudahkan pemahaman, penulis menggunakan pendekatan yang ramah bagi pelajar dan pembaca umum, dengan menyusun materi dalam bentuk subjudul, poin-poin (bullets), serta penomoran yang sistematis. Pendekatan khas ini memudahkan pembaca untuk mengikuti alur pemikiran, memahami tema-tema kunci, serta menyampaikan kembali isi buku ini secara lebih mudah dan terstruktur.

Gaya penulisan Eduardus Jebarus yang sederhana namun tajam dan komunikatif diharapkan mampu menjangkau khalayak luas. Pada bagian awal buku ini, pembaca disuguhkan sebuah Ikhtisar Kronologis—ringkasan sejarah Keuskupan Larantuka hingga tahun 2015—yang memberi gambaran umum sebelum memasuki uraian yang lebih mendalam.

Bab pertama membuka horizon pembaca dengan menelusuri Jejak Kekatolikan di Sumatera, sebagai upaya menempatkan kisah Keuskupan Larantuka dalam bingkai besar sejarah Gereja Katolik di Indonesia, yang akarnya telah tumbuh sejak abad ke-7. Dalam bab ini pula, hadir kisah mengharukan tentang Tuan Ma—salah satu peristiwa iman khas masyarakat Larantuka yang telah hidup sebelum kedatangan para misionaris Portugis.

Selanjutnya, struktur sejarah dikisahkan berdasarkan periodisasi alami yang diangkat dari pengalaman nyata umat dan peristiwa-peristiwa besar yang membentuk Keuskupan. Tiga periode misi (Dominikan, Yesuit, dan SVD), serta empat masa pelayanan para uskup (Mgr. Gabriel Manek, SVD; Mgr. Antonius Thijssen, SVD; Mgr. Darius Nggawa, SVD; dan Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr) menjadi bingkai besar narasi sejarah ini. Meski pembagian ini tidak sepenuhnya kaku—seperti halnya penyisipan karya dua imam projo (1860–1863) ke dalam periode misi Yesuit—penulis dengan jeli menyoroti kekhususan masing-masing tokoh dan peristiwa dalam subbagian tersendiri.

Dengan ketekunan tinggi, penulis menelusuri jejak sejarah dari berbagai sumber: buku, majalah, manuskrip, dokumen, arsip, hingga wawancara langsung dengan para narasumber. Hasilnya adalah karya yang bukan hanya informatif dan bernilai ilmiah, tetapi juga menginspirasi dan menyentuh sisi batin pembaca.

Buku ini adalah warisan tak ternilai, layak dibaca oleh siapa pun—baik pelajar, mahasiswa, umat awam, maupun para pelayan Gereja. Lebih dari sekadar bacaan sejarah, buku ini adalah undangan untuk mencintai tanah kelahiran rohani kita: Keuskupan Larantuka.

Gereja, Pastoral

Navigasi pos

Previous Post: DIPANGGIL UNTUK KEMERDEKAAN
Next Post: Bahasa Indonesia Identitas Kita

Related Posts

  • Semana Santa di Larantuka – Sejarah dan Liturgi Agama
  • Mati dan Bangkit Lagi Pastoral
  • Kosmologi Kristen Gereja
  • MENDEKAP YANG TERHEMPAS – Masalah-Masalah Sosial dan Strategi Pastoral Konseling Gereja
  • BAHTERA TERANCAM KARAM – Lima Masalah Sosial Ekonomi dan Politik yang Meruntuhkan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia Gereja
  • Mendengarkan Apa Kata Roh Kepada Gereja Agama
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Ekoteologi Orang Manggarai
  • Teologi Publik untuk Konteks Indonesia
  • ISRAEL MITRA ALLAH – Dari Abraham Hingga Yesus Kristus, Dari Mesir Hingga Inggris, dan Dari Tanah Perjanjian Hingga Lahirnya Negara Israel Modern Tahun 1948
  • TEOLOGI TANAH ORANG MANGGARAI – Pendekatan Kontekstual Pascakolonial Tentang Iman, Adat, dan Keadilan Agraria
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • MANUSIA BUKAN KAMBING-Bongkar & Hentikan Kejahatan Perdagangan Jual-Beli Manusia Ekonomi
  • EVANGELISASI Gereja yang Bergerak Keluar Agama
  • ETIKA KRISTIANI -1 Pendasaran Teologi Moral Etika
  • Ilmu Perbandingan Agama Agama
  • Konstitusi Kongregasi Putri Reinha Rosari Agama
  • MGR. PETRUS NOYEN, SVD – Perintis Misi SVD di Indonesia Lain-lain
  • ALLAH MENGGUGAT ALLAH MENYEMBUHKAN Teologi
  • TEOLOGI TANAH ORANG MANGGARAI – Pendekatan Kontekstual Pascakolonial Tentang Iman, Adat, dan Keadilan Agraria Agama

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme