Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Merambah Jalan Cinta Menggapai Kesempurnaan Agama
  • Ilmu Perbandingan Agama Agama
  • MERANGKAI IDENTITAS MARIA Gereja
  • Allah Akbar-Allah Akrab Agama
  • TEOLOGI TERLIBAT – Politik & Budaya dalam Terang Teologi Spritualitas
  • TEOLOGI PERJANJIAN LAMA: Kesaksian, Tangkisan, Pembelaan Liturgi dan Kitab Suci
  • Model-Model Teologi Kontekstual Teologi
  • DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia Ekonomi

PLURALISME, DEMOKRASI DAN TOLERANSI

Posted on 7 Agustus 2015 By ledalero

Pluralisme, Demokrasi dan Toleransi - depanPengarang : Felix Baghi (ed.)
Jumlah Hal : 554 hlm.
Ukuran : 140mm x 210mm
Kertas Isi : Bookpaper 60 gr
Cover : Fc. Ivory 230 grm, doft, laminating
Harga : Rp. 85.000
ISBN : 978-979-9447-30-5
Pada hakikatnya, demokrasi mengandung nilai-nilai yang inklusif karena demokrasi mempertemukan segala yang berbeda atau yang berlainan melalui satu konsepsi yang disebut human qua citizen – warga negara. Demokrasi menuntut solidaritas dan komitmen dari semua rakyat dengan tingkatan toleransi multikultural yang tinggi. Tutuntan agar demokrasi menjadi lebih optimal hanya mungkin terjadi apabila semua rakyat dapat mengenal satu sama lain, percaya satu sama lain, dan memiliki cita rasa akan komitmen terhadap yang lain. Oleh karena itu, nilai-nilai seperti saling pengertian (mutual understanding), saling menaruh kepercayaan (mutual trust) dan komitmen timbal balik (mutual commitmen) harus senantiasa diperbarui atau dirumuskan secara baru. Ini semua bukan hal yang gampang dalam berpolitik. Kita selalu tergoda untuk jatuh kembali ke dalam cara-cara yang lama sambil menyangkal setiap problem dan situasi politik yang nyata. Ini menyebabkan dilema dalam berdemokrasi.

Agama, Filsafat, Politik

Navigasi pos

Previous Post: Mati dan Bangkit Lagi
Next Post: ALLAH MENGGUGAT ALLAH MENYEMBUHKAN

Related Posts

  • PARRHESIA: Mozaik-Mozaik Aksara untuk Kemanusiaan  dan Indonesia Maju Agama
  • Menggugat Logika APBN Politik
  • FILSAFAT POLITIK Dalam Bentangan Diskursus Filosofis Filsafat
  • Redeskripsi dan Ironi Cita Rasa Kemanusiaan Filsafat
  • Berani Berhenti Berbohong – 50 Tahun Pascaperistiwa 1965-1966 Etika
  • Bukan Berhala – Penghormatan Kepada Roh Orang Meninggal Agama
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Ekoteologi Orang Manggarai
  • Reduplikasi Morfemis Bahasa Manggarai
  • Menyambut Harapan, Merajut Masa Depan
  • Kurban yang Berkenan Kepada Allah – Kurban Dalam Tradisi Gereja dan Diskursus Teologi
  • Sebelum Bunuh Diri: Fakta, Deteksi, dan Pencegahan Bunuh Diri Remaja
  • PEACE IN ISLAM
    ACCORDING TO MUḤAMMAD ŠARĪF AḤMAD
    Agama
  • TEOLOGI TRINITAS DALAM KONTEKS MISTAGOGI – Pengantar Ke Dalam Misteri Allah Tritunggal Teologi
  • ETIKA KRISTIANI 3: Kewajiban Moral Dalam Hidup Pribadi Etika
  • Alam Belum Berhenti Bercerita Gereja
  • Ekoteologi Orang Manggarai Agama
  • Teologi Dalam Perspektif Global: Sebuah Pengantar Gereja
  • MEMBONGKAR DERITA – Teodice: Sebuah Kegelisahan Filsafat dan Teologi Filsafat
  • Ilmu Perbandingan Agama Agama

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme