Penulis : Fredy Sebho
Ketebal : 130 hlm
Ukuran : 19 cm x 21 cm
Tahun Terbit : Maret 2025
ISBN : 978-623-6724-45-3
Harga : –
“Mengemas Perih Menjahit Rindu” bukan sekadar sebuah novel—ia adalah mahakarya sastra yang menjelma menjadi pengalaman batiniah, diramu dengan ketelitian dan kepekaan rasa yang luar biasa. Setiap diksi dipilih dengan cermat, setiap metafora hadir bukan hanya sebagai hiasan, tetapi sebagai jembatan menuju perasaan-perasaan yang mungkin selama ini tersembunyi. Ia tidak hanya menggetarkan, tetapi mengusik kedalaman imajinasi, menyelinap pelan-pelan ke relung hati pembaca yang paling sunyi.
Lahir dari simpul antara pengalaman personal, imajinasi kreatif, dan khayalan yang meyakinkan, novel ini mengundang kita merenungi luka-luka yang pernah mampir—luka yang mungkin masih menganga, atau yang sedang perlahan dijahit oleh benang-benang rindu yang tak kunjung putus. Setiap paragraf adalah fragmen jiwa, setiap babak adalah denyut rasa yang sulit terucapkan dalam bahasa biasa: kesedihan yang menyesakkan, rindu yang membeku dalam waktu, dan kenangan yang enggan ditinggalkan.
Kisah ini menyentuh siapa saja—mereka yang tengah larut dalam euforia cinta, mereka yang hidup dalam harum bunga asmara, atau mereka yang masih berjalan limbung di antara bayang-bayang kenangan. Bagi hati yang sulit melupakan, novel ini menjelma menjadi cermin memantulkan luka yang tak ingin dilihat, namun harus diakui; bahwa semakin perih luka itu, semakin lekat rasa rindunya.
Dengan alur yang mengalir lembut, seperti puisi yang tak pernah habis ditulis, “Mengemas Perih Menjahit Rindu” bukan hanya menyajikan kisah cinta yang puitis, tetapi juga menyadarkan kita bahwa perasaan—sekuat dan sesakit apapun—adalah bagian dari keberanian untuk hidup sepenuhnya. Karena kadang, justru dalam perihnya rasa, cinta menemukan bentuknya yang paling jujur dan agung.
