Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Mengenal dan Mencintai Muslim dan Muslimat Agama
  • Merambah Jalan Cinta Menggapai Kesempurnaan Agama
  • Melakukan Teologi di Abad Plural Teologi
  • MERANGKAI IDENTITAS MARIA Gereja
  • Mendengarkan Apa Kata Roh Kepada Gereja Agama
  • EVANGELISASI Gereja yang Bergerak Keluar Agama
  • DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia Ekonomi
  • Misi-Evangelisasi-Penghayatan Iman Agama

Tag: Philipus Tule

Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks

Posted on 19 Agustus 202619 Agustus 2026 By ledalero
Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks

Editor                : Hendrikus Maku, SVD, Felix Baghi, SVD Ukuran              : 15 cm X 23 cm Ketebalan           : 228 halaman Tahun Terbit     : 2026 Nomor ISBN     : 978-623-6724-55-2 Buku Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks merupakan sebuah kesadaran bahwa pemikiran Pater Philipus Tule memiliki pengaruh luas dalam bidang antropologi…

Read More “Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks” »

Agama, Antropologi, Filsafat, Seni dan Budaya, Teologi

Ilmu Perbandingan Agama

Posted on 21 Desember 201610 Juli 2023 By ledalero
Ilmu Perbandingan Agama

ilmu-perbandingan-agama-2-previewPenulis : Dr. Philipus Tule
Cetakan 1 : September 2016
Terbitan :Penerbit Ledalero
Ketebalan : viii + 146 hlm
Ukuran Buku : 140 x 210 mm
Harga : Rp. 45.000
Bagi sebagian besar individu dan umat, agama itu diterima dari orangtua atau pun nenek moyang sebagai warisan, tanpa kesadaran dan kebebasan untuk memilihnya. Bagi sebagian lain, khususnya di kalangan masyarakat modern, agama dibiarkan untuk dipilih dan dianut secara bebas oleh setiap individu yang dewasa. Oleh karena itu, setiap individu dibiarkan hingga masa dewasa untuk memilih agama yang tepat sesuai pilihan dan keputusan pribadi yang bebas. Terlepas dari dampak positif dan negatif tindakan individu memilih sebuah agama, kenyataan membuktikan bahwa dewasa ini penghayatan serta masalah agama sangat banyak dialami dan dibicarakan dalam kehidupan sehari-hari, dalam surat kabar, radio dan televisi, dalam konperensi, musyarawarah dan seminar. Ketiga hal berikut dapat diidentifikasi sebagai sebab agama mendominasi kehidupan manusia dewasa ini.
1) Sebab yang azasi adalah bahwa agama itu bukanlah perkara sederhana, tapi merupakan dasar hidup manusia dan masyarakat seutuhnya. Agama itu mencakupi semua hal ikhwal kehidupan manusia: sikap dan pandangan hidup tentang ‘Yang Ilahi’ dan ‘yang duniawi’. Dalam agama segala dasar kehidupan manusia yang pribadi dan sosial terpadu menjadi satu.
2) Sebab yang khusus adalah bahwa dunia umumnya dan bangsa Indonesia khususnya semakin sering menyaksikan dan mengalami kegoncangan dan tantangan terhadap kehidupan bermasyarakat yang aman, sejahtera, damai, sentosa, rukun dan harmonis sebagai akibat dari pemahaman dan penghayatan agama yang keliru.
3) Sebab yang lain adalah bahwa ada pandangan atau paham ekstrim dari segelintir penganut agama dan anggota kelompok etnis tertentu yang semakin mewarnai dunia dewasa ini. Benturan dan bahkan konflik antaragama dan antarbudaya semakin menggejala sebagaimana nampak dalam: – cara hidup lama yang berhadapan dengan cara hidup baru; – cara pandang agama berhadapan dengan cara pandang adat / kebudayaan ; – cara hidup feodal berhadapan dengan cara hidup demokratis; – cara hidup masyarakat yang eksklusif dengan yang inklusif; – cara pandang etnocentris (ke-Jawaan, ke-Floresan, ke- Katolikan, ke-Islaman, ke-Hinduan, dll) berhadapan dengan cara pandang pluralis yang menjunjung tinggi kemajemukan yang harmonis.
Searah dengan tendensi dunia yang mulai menggugat isolasi dan kefanatikan dalam agama, etnisitas dan kebudayaan untuk mengusahakan pembaruan, kita pun mempelajari Ilmu Perbandingan Agama (sejarah nama dan perkembangannya) demi tujuan formasi, transformasi ataupun reformasi (revolusi) sikap iman. Karena seperti pepatah Inggeris mengatakan: “Revolution rejects yesterday and builds up tomorrow”

Agama, Antropologi, Lain-lain, Pastoral, Teologi
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • Filsafat Politik: Dasar-Dasar Filosofis Kehidupan Bernegara
  • Kurban yang Berkenan Kepada Allah – Kurban Dalam Tradisi Gereja dan Diskursus Teologi
  • Sebelum Bunuh Diri: Fakta, Deteksi, dan Pencegahan Bunuh Diri Remaja
  • PERJANJIAN LISBON TAHUN 1859 DAN AKIBATNYA BAGI PULAU TIMOR, FLORES,SOLOR DAN SEKITARNYA (1847-2024)
  • .. UT VERBUM DEI CURRAT – 100 tahun SVD di Indonesia Gereja
  • KEKRISTENAN – Gerakan Universal-Sebuah Ulasan Sejarah Dari Kekristenan Bahari Sampai Tahun 1453 Gereja
  • KOKOR GOLA KOLANG- Pesan-Pesan Kearifan Tradisi Pante Pembuatan Gula Aren di Manggarai Barat Antropologi
  • MEMBUAT LANGIT TERSENYUM: Khotbah Sepanjang Tahun Gereja Pastoral
  • LUKA, LAWO, NGAWU – Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah Antropologi
  • Filsafat Politik Filsafat
  • Mengenal dan Mencintai Muslim dan Muslimat Agama
  • Koperasi Kredit Kembang Memberdayakan Akar Rumput Ekonomi

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme