Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Konsili Yohanes XXIII Berpancawindu 1962-2002 Gereja
  • TEOLOGI TRINITAS DALAM KONTEKS MISTAGOGI – Pengantar Ke Dalam Misteri Allah Tritunggal Teologi
  • EVANGELISASI Gereja yang Bergerak Keluar Agama
  • Teologi Dalam Perspektif Global: Sebuah Pengantar Gereja
  • Memperkenalkan Teologi Feminis Teologi
  • Terus Berubah Tetap Setia; Dasar, Pola, Konteks Misi Agama
  • Mendengarkan Apa Kata Roh Kepada Gereja Agama
  • Mengenal dan Mencintai Muslim dan Muslimat Agama

Kategori: Antropologi

Ekoteologi Orang Manggarai

Posted on 26 November 202513 Januari 2026 By ledalero
Ekoteologi Orang Manggarai

Penulis                          : Sefrianus Juhani Penerbit                         : Ledalero Ketebalan                      : 184 halaman Ukuran                          : 15 x 23cm ISBN                             : 978-623-6724-53-8 Tahun Terbit               : November 2025 Krisis ekologis dewasa ini telah menjadi kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Pemanasan global, perubahan iklim, deforestasi, pencemaran, dan eksploitasi alam besar-besaran merupakan tanda-tanda betapa rapuhnya bumi sebagai rumah bersama. Luka ekologis…

Read More “Ekoteologi Orang Manggarai” »

Agama, Antropologi, Teologi

Mengenal Budaya dan Bahasa Masyarakat Suku Krowe Sika di Kabupaten Sikka Propinsi NTT

Posted on 2 Januari 20252 Januari 2025 By ledalero
Mengenal Budaya dan Bahasa Masyarakat Suku Krowe Sika di Kabupaten Sikka Propinsi NTT

Pengarang                :     Paulina Nona Ukuran Buku            :     14 cm X 21 cm Ketebalan Buku      :     152 halaman ISBN                            :     Sedang diproses Tahun Terbit            :     2025 Harga                          :     – Buku ini merupakan suatu warisan budaya yang tidak ternilai harganya, dari suatu generasi pendahulu kepada generasi penerusnya. Pada umumnya budaya suatu…

Read More “Mengenal Budaya dan Bahasa Masyarakat Suku Krowe Sika di Kabupaten Sikka Propinsi NTT” »

Antropologi, Bahasa & Sastra, Seni dan Budaya

KOKOR GOLA KOLANG- Pesan-Pesan Kearifan Tradisi Pante Pembuatan Gula Aren di Manggarai Barat

Posted on 19 Februari 202419 Februari 2024 By ledalero
KOKOR GOLA KOLANG- Pesan-Pesan Kearifan Tradisi Pante Pembuatan Gula Aren di Manggarai Barat

Penulis             : Bernard Raho, Alexander Jebadu, Sefrianus Juhani Ukuran             : 12 x 19 cm Ketebalan        : 130 halaman ISBN               :  978-602-1161-67-8 Tahun Terbit   : 2019 Harga              : Tradisi Pante- Kokor Gola merupakan sebuah mata pencaharian yang sudah lama dilakoni  orang-orang Manggarai Barat di Flores khususnya di wilayah Kolang, Ndoso, Pacar dan Rego. Ketika usaha pertanian…

Read More “KOKOR GOLA KOLANG- Pesan-Pesan Kearifan Tradisi Pante Pembuatan Gula Aren di Manggarai Barat” »

Antropologi, Lain-lain, Sosiologi, Spritualitas

The Local Stories and Legends – KODAJA INA AMA GEN’A – Handed Down By The Ancestors From Udak-Lewuka-Lembata

Posted on 1 Februari 202416 Mei 2024 By ledalero
The Local Stories and Legends – KODAJA INA AMA GEN’A – Handed Down By The Ancestors From Udak-Lewuka-Lembata

Penulis                 : Bernardus Boli Ujan, SVD Ukuran                 : 27 cm X 16 cm Ketebalan           : 84 halaman ISBN                      : 978-623-6724-34-7 Harga                    : – This collection of local stories, legends and fairy tales is meant to help children read with clear articulation so that they can learn to clearly and exactly understand and master their…

Read More “The Local Stories and Legends – KODAJA INA AMA GEN’A – Handed Down By The Ancestors From Udak-Lewuka-Lembata” »

Antropologi, Bahasa & Sastra, Seni dan Budaya

DI ATAS BUMI SEPERTI DI DALAM LANGIT – Mempertimbangkan Astronomi Budaya Reba Ngada

Posted on 28 Juni 202322 Januari 2024 By ledalero
DI ATAS BUMI SEPERTI DI DALAM LANGIT – Mempertimbangkan Astronomi Budaya Reba Ngada

Ritus perayaan Reba masyarakat Ngada tidak berlangsung dalam suatu kevakuman, tetapi dalam suatu kerangka waktu, ruang, kosmos dan arsitektur tertentu. Buku ini mencoba melihat konteks waktu, ruang, kosmos dan arsitektur tersebut – khususnya dari perspektif astronomi budaya Ngada – bukan saja menyangkut kaitan antara pelaksanaan ritus perayaan Reba dengan perubahan bentuk dan letak benda-benda langit,…

Read More “DI ATAS BUMI SEPERTI DI DALAM LANGIT – Mempertimbangkan Astronomi Budaya Reba Ngada” »

Antropologi, Seni dan Budaya

Hermeneutika Tradisi Ngada MITOS-LOGOS-ANTHROPOS

Posted on 9 Februari 20232 Maret 2023 By ledalero
Hermeneutika Tradisi Ngada MITOS-LOGOS-ANTHROPOS

Judul                       : HERMENEUTIKA TRADISI NGADA MITOS-LOGOS-ANTHROPOS (Penghormatan untuk Hubertus Muda, SVD) Penulis                    :    Felix Baghi, dkk Ketebalan buku     :    xxii + 544 halaman Ukuran                    :    150 mm x 230 mm ISBN                        :    978-623-6724-25-5 Harga                      :    – Hermeneutika tradisi Ngada menafsir tradisi, warisan budaya dan pentingnya warisan itu untuk masa depan etnis…

Read More “Hermeneutika Tradisi Ngada MITOS-LOGOS-ANTHROPOS” »

Antropologi

Bukan Berhala – Penghormatan Kepada Roh Orang Meninggal

Posted on 12 Januari 202319 Februari 2024 By ledalero
Bukan Berhala – Penghormatan Kepada Roh Orang Meninggal

Buku Bukan Berhala ini telah diterbitkan oleh Penerbit Steyler
Verlag Nettetal-Germany pada tahun 2010 dengan judul Far
From Being Idolatrous: Ancestor Veneration (Sama Sekali Bukan
Berhala: Penghormatan kepada Roh Leluhur). Sejak itu buku ini
telah berlabuh dipelbagai toko buku dan perpustakaan Universitas
berfakultas Teologi di seluruh Eropa, Afrika, Asia, Amerika Serikat,
Amerika Latin dan Australia dan yang pasti juga telah memantik
api diskusi global seputar tema ini.

Agama, Antropologi, Lain-lain

Sai Miu? Ata Nggela -Lio Ende

Posted on 3 Desember 202222 Desember 2022 By ledalero
Sai Miu? Ata Nggela -Lio Ende

Judul               : SAI MIU? ATA NGGELA LIO-ENDE Pengarang       : RD. Aloysius Sato Ndate Ketebalan        : 552 halaman Ukuran           : 150 x 230 mm ISBN               : 978-623-6724-22-4 Kertas             : HVS 70 gram Cover               : Hard Cover, Laminating Harga              : Rp. 260.000 Sebagai keturunan masyarakat Nggela…

Read More “Sai Miu? Ata Nggela -Lio Ende” »

Antropologi

Ilmu Perbandingan Agama

Posted on 21 Desember 201610 Juli 2023 By ledalero
Ilmu Perbandingan Agama

ilmu-perbandingan-agama-2-previewPenulis : Dr. Philipus Tule
Cetakan 1 : September 2016
Terbitan :Penerbit Ledalero
Ketebalan : viii + 146 hlm
Ukuran Buku : 140 x 210 mm
Harga : Rp. 45.000
Bagi sebagian besar individu dan umat, agama itu diterima dari orangtua atau pun nenek moyang sebagai warisan, tanpa kesadaran dan kebebasan untuk memilihnya. Bagi sebagian lain, khususnya di kalangan masyarakat modern, agama dibiarkan untuk dipilih dan dianut secara bebas oleh setiap individu yang dewasa. Oleh karena itu, setiap individu dibiarkan hingga masa dewasa untuk memilih agama yang tepat sesuai pilihan dan keputusan pribadi yang bebas. Terlepas dari dampak positif dan negatif tindakan individu memilih sebuah agama, kenyataan membuktikan bahwa dewasa ini penghayatan serta masalah agama sangat banyak dialami dan dibicarakan dalam kehidupan sehari-hari, dalam surat kabar, radio dan televisi, dalam konperensi, musyarawarah dan seminar. Ketiga hal berikut dapat diidentifikasi sebagai sebab agama mendominasi kehidupan manusia dewasa ini.
1) Sebab yang azasi adalah bahwa agama itu bukanlah perkara sederhana, tapi merupakan dasar hidup manusia dan masyarakat seutuhnya. Agama itu mencakupi semua hal ikhwal kehidupan manusia: sikap dan pandangan hidup tentang ‘Yang Ilahi’ dan ‘yang duniawi’. Dalam agama segala dasar kehidupan manusia yang pribadi dan sosial terpadu menjadi satu.
2) Sebab yang khusus adalah bahwa dunia umumnya dan bangsa Indonesia khususnya semakin sering menyaksikan dan mengalami kegoncangan dan tantangan terhadap kehidupan bermasyarakat yang aman, sejahtera, damai, sentosa, rukun dan harmonis sebagai akibat dari pemahaman dan penghayatan agama yang keliru.
3) Sebab yang lain adalah bahwa ada pandangan atau paham ekstrim dari segelintir penganut agama dan anggota kelompok etnis tertentu yang semakin mewarnai dunia dewasa ini. Benturan dan bahkan konflik antaragama dan antarbudaya semakin menggejala sebagaimana nampak dalam: – cara hidup lama yang berhadapan dengan cara hidup baru; – cara pandang agama berhadapan dengan cara pandang adat / kebudayaan ; – cara hidup feodal berhadapan dengan cara hidup demokratis; – cara hidup masyarakat yang eksklusif dengan yang inklusif; – cara pandang etnocentris (ke-Jawaan, ke-Floresan, ke- Katolikan, ke-Islaman, ke-Hinduan, dll) berhadapan dengan cara pandang pluralis yang menjunjung tinggi kemajemukan yang harmonis.
Searah dengan tendensi dunia yang mulai menggugat isolasi dan kefanatikan dalam agama, etnisitas dan kebudayaan untuk mengusahakan pembaruan, kita pun mempelajari Ilmu Perbandingan Agama (sejarah nama dan perkembangannya) demi tujuan formasi, transformasi ataupun reformasi (revolusi) sikap iman. Karena seperti pepatah Inggeris mengatakan: “Revolution rejects yesterday and builds up tomorrow”

Agama, Antropologi, Lain-lain, Pastoral, Teologi

LUKA, LAWO, NGAWU – Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah

Posted on 13 Oktober 201510 Juni 2025 By ledalero
LUKA, LAWO, NGAWU – Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah

Luka Lawo NgawuJudul : LUKA, LAWO, NGAWU – Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah
Penulis : Prof. Dr. Willemijn de Jong
Penerbit : Penerbit Ledalero, Cet. 1 Oktober 2015
Jumlah Hlm : xiv + 456 hlm
Ukuran buku : 150 x 230 mm
ISBN : 978-602-1161-14-2
Harga : Rp.95.000
Kategori : Sosio Antropologi

Buku ini mengangkat secara mendalam peran perempuan penenun di wilayah Lio, Pulau Flores, dan makna sosial menyeluruh dari kain tenun ikat yang mereka hasilkan—karya yang bukan sekadar benda seni bernilai tinggi, tetapi juga simbol prestise, kekayaan, dan relasi sosial yang kompleks. Tenun ikat, yang ditenun dengan teknik tinggi dan pola yang rumit, menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Lio. Ia tidak hanya dipakai, dijual, atau dihadiahkan, tetapi memiliki nilai tukar simbolik, terutama dalam praktik belis (mahar pernikahan), yang memperkuat relasi kekerabatan dan status sosial.

Penelitian ini menelusuri secara kritis makna dan fungsi tenun dalam konteks kerja, pernikahan, serta konstruksi posisi perempuan dan relasi gender dalam masyarakat adat. Melalui wawancara, observasi partisipatif, dan diskusi informal, suara-suara perempuan penenun dari berbagai latar belakang sosial berhasil dihimpun, bersama perspektif tokoh-tokoh lokal yang memiliki otoritas dalam komunitasnya. Di dalamnya terungkap bagaimana pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai budaya diwariskan dan dinegosiasikan dalam keseharian.

Buku ini menyoroti kehidupan petani dari salah satu wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur—daerah yang sering kali dipandang marjinal secara ekonomi dalam peta pembangunan nasional. Namun, dengan memusatkan perhatian pada tenun sebagai bentuk kekayaan budaya yang tak ternilai, sebagai produk seni lokal, dan sebagai simbol prestise sosial, buku ini berupaya memberi kontribusi terhadap pemahaman yang lebih holistik atas dinamika lokal dan makna kekayaan dalam masyarakat yang dianggap “miskin” secara statistik, tetapi kaya secara kultural.

Versi asli dari karya ini diterbitkan hampir dua dekade lalu dalam bahasa Jerman. Edisi kedua ini, yang kini hadir dalam bahasa Indonesia, memperluas cakupan etnografisnya untuk menjangkau pembaca nasional. Meskipun substansi etnografisnya sebagian besar dipertahankan, bagian teoritis pada bab awal dan bab penutup telah direvisi untuk mencerminkan perkembangan pemikiran dalam kajian antropologi sejak era 1980-an hingga 1990-an. Beberapa referensi baru pasca-1998 ditambahkan secara selektif, sementara penyesuaian minor dilakukan untuk melindungi privasi para narasumber.

Sejumlah istilah seperti “tradisi” dan “cara tradisional” dalam buku ini memerlukan klarifikasi konseptual. Umumnya, istilah tersebut merujuk pada praktik sosial yang berkembang sejak era kolonial hingga masa pemerintahan Soekarno. Namun, dalam kerangka kajian ini, tradisi tidak dilihat sebagai lawan dari modernitas, melainkan sebagai bagian integral dari bentuk-bentuk modernitas lokal yang khas. Di Flores, modernitas tidak datang dengan menghapus tradisi, melainkan berdialog dengannya, sebagaimana terlihat dalam keterlibatan Misi Katolik dan program-program pembangunan negara dalam bidang pertanian, pendidikan, kesehatan, dan kerajinan tangan.

Penulis menyusun karya ini sebagai bentuk penghormatan kepada budaya hidup Indonesia, khususnya kepada perempuan-perempuan penenun di Flores yang memiliki pengetahuan teknis dan artistik luar biasa. Mereka bukan hanya penjaga warisan budaya, tetapi juga aktor aktif dalam membentuk identitas, status sosial, dan relasi kuasa dalam komunitasnya. Seperti dikemukakan oleh P. Sareng Orinbao dalam Seni Tenun: Suatu Segi Kebudayaan Orang Flores (1972), keindahan dan makna dari seni ikat tak mudah dikenali oleh mata awam—ia menuntut pemahaman mendalam terhadap konteks dan simbolisme budaya yang melatarinya.

Melalui penerbitan ulang dalam bahasa Indonesia ini, diharapkan kekayaan tenunan Flores—baik secara material maupun simbolik—semakin dikenal oleh khalayak luas. Dengan demikian, penghargaan terhadap keterampilan, pengetahuan, dan posisi perempuan penenun dalam masyarakat Indonesia Timur akan semakin diperkuat, bukan hanya sebagai pelaku tradisi, tetapi juga sebagai pencipta makna dalam modernitas kita yang terus berkembang.

Antropologi, Seni dan Budaya, Sosiologi

Paginasi pos

1 2 Berikutnya
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Ekoteologi Orang Manggarai
  • Reduplikasi Morfemis Bahasa Manggarai
  • Menyambut Harapan, Merajut Masa Depan
  • Kurban yang Berkenan Kepada Allah – Kurban Dalam Tradisi Gereja dan Diskursus Teologi
  • Sebelum Bunuh Diri: Fakta, Deteksi, dan Pencegahan Bunuh Diri Remaja
  • TEOLOGI TRINITAS DALAM KONTEKS MISTAGOGI – Pengantar Ke Dalam Misteri Allah Tritunggal Teologi
  • Pengantar Pendidikan Lain-lain
  • PEACE IN ISLAM
    ACCORDING TO MUḤAMMAD ŠARĪF AḤMAD
    Agama
  • Metodologi Seni Menulis Karya Ilmiah Bahasa & Sastra
  • Koperasi Kredit Kembang Memberdayakan Akar Rumput Ekonomi
  • Melakukan Teologi di Abad Plural Teologi
  • LUKA, LAWO, NGAWU – Kekayaan Kain Tenunan dan Belis di Wilayah Lio, Flores Tengah Antropologi
  • Redeskripsi dan Ironi Cita Rasa Kemanusiaan Filsafat

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme