Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • Misi-Evangelisasi-Penghayatan Iman Agama
  • TEOLOGI TRINITAS DALAM KONTEKS MISTAGOGI – Pengantar Ke Dalam Misteri Allah Tritunggal Teologi
  • EVANGELISASI Gereja yang Bergerak Keluar Agama
  • Mengenal dan Mencintai Muslim dan Muslimat Agama
  • Gerakan Ekumene Agama
  • Teologi Publik Untuk Konteks Indonesia Agama
  • Kekristenan dan Teologi Asia: Inkulturasi, Dialog Antaragama, Pembebasan Paripurna Agama
  • DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia Ekonomi

Koperasi Kredit Bahtera – Komunitas Berbagi

Posted on 10 Februari 20232 Maret 2023 By ledalero

Judul : Koperasi Kredit Bahtera Komunitas Berbagi

Penulis : Teodorus Valentinus Yankiter Jawa, dkk.

Ketebalan : xii + 378 halaman

Ukuran : 140 mm x 205 mm

ISBN : 978-623-6724-26-2


Pemberdayaan sosial ekonomi dan gerakan koperasi kredit adalah gerakan rangkap dua dalam konteks pengembangan dan pembangunan manusia seutuhnya. Koperasi kredit adalah gerakan pemberdayaan sosial ekonomi anggota agar membangun dirinya secara martabat dan manusiawi. Pembangunan manusia seutuhnya memperhatikan dimensi transenden dan dimensi imanen dari seluruh realitas keberadaan manusia.
Proses pemberdayaan dalam gerakan koperasi kredit juga menerapkan prinsip pembangunan berdimensi transenden dan imanen. Gerakan koperasi kredit tidak hanya melakukan pemberdayaan ekonomi tetapi pembangunan ekonomi tersebut dibingkai oleh nilai-nilai dan prinsip-prinsip dasar yakni nilai pendidikan, kemandirian, kebersamaan (solidaritas), inovasi, dan persatuan dalam keberagaman.
Kalau gerakan koperasi kredit bertumbuh dan berkembang di lingkungan sekolah dan paroki, hal itu dikarenakan Gereja Katolik berada di garda terdepan dalam mempromosikan, menghidupkan, dan membentuk koperasi kredit. Dalam konteks Flores, guru-guru bukan saja merupakan tokoh pendidikan, tetapi pelopor pembaruan dan pembangunan di tingkat akar rumput.
Konteks kelahiran Koperasi Kredit (Kopdit) Bahtera tanggal 24 Februari 1983 bermula dari prakarsa 300 orang guru di bawah Yayasan Persekolahan Umat Katolik Ende Lio (Yasukel). Tahun 2023 Kopdit Bahtera berusia 40 tahun. Karena itu perayaan 40 tahun Koperasi Kredit (Kopdit) Bahtera merupakan perayaan tentang pemberdayaan sosial ekonomi anggota dalam bingkai nilai solidaritas dan semangat kebersamaan. Kopdit Bahtera, dengan demikian, dapat pula dipandang sebagai komunitas yang saling berbagi di antara anggotanya. Kekuatan swadaya atau kemandirian anggotanya disatukan dalam Kopdit Bahtera sebagai Sao Ria Tenda Bewa, sebuah rumah besar dalam konteks budaya Ende-Lio. Dari rumah besar tersebut, setiap anggota menimba kekuatan untuk membangun fondasi ekonomi keluarganya. Karena itu buku mengenang 40 tahun kelahiran Kopdit Bahtera ini diberi judul: Koperasi Kredit Bahtera Komunitas Berbagi.
Buku ini terdiri dari tiga bagian utama, ditambah prolog dan epilog. Bagian pertama buku menarasikan tentang lintasan sejarah Koperasi Kredit Bahtera. Sejarah Kopdit Bahtera memperlihatkan bahwa koperasi kredit sebagai wadah baru pengembangan sosial ekonomi bukanlah jalan mulus, tetapi kesetiaan, ketekunan dan konsistensi menjalankan misi kesejahteraan anggotanya merupakan semangat dasariah dari pertumbuhan, perkembangan dan keberlanjutannya.
Bagian kedua buku ini mendeskripsikan tentang kisah pejuang Koperasi Kredit Bahtera. Perkembangan dan pertumbuhan Kopdit Bahtera tidak terlepas dari peran pengurus, pengawas dan manajemen sebagai man behind the gun.
Bagian ketiga buku membahas tentang kesaksian anggota Koperasi Kredit Bahtera. Buku ini menampilkan beberapa anggota yang melakukan usaha-usaha ekonomi produktif untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarganya dengan memanfaatkan sumber pembiayaan dari Kopdit Bahtera. Kesaksian mereka merupakan sumber inspiriasi dan pembelajaran bagi anggota-anggota lainnya maupun bagi masyarakat luas yang menjadikan gerakan koperasi kredit sebagai sumber referensi alternatif pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat.
Bagian keempat buku memuat tentang kesaksian dan impian anak-anak peserta Program Geser. Tahun 2022 Kopdit Bahtera meluncurkan Program Gerakan Seribu Rupiah (Geser) untuk melatih kebiasaan menabung, mendidik disiplin diri dan memupuk rasa tanggung jawab anak-anak. Program Geser adalah bagian dari upaya Kopdit Bahtera untuk menyiapkan masa depan anak-anak.
Dalam jangka panjang Program Geser melapangkan jalan bagi regenerasi anggota untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan Kopdit Bahtera.
Bagian kelima buku menyajikan refleksi kritis untuk memperkaya perspektif gerakan koperasi kredit. Ada refleksi teologis, sosio-antropologis dan teologi pastoral tentang pemberdayaan sosio-ekonomi anggota/masyarakat. Melalui tulisan Pater Dr. Georg Kirchberger, buku ini memperlihatkan bahwa gerakan koperasi kredit adalah bagian dari misi hakiki Gereja Katolik untuk memberdayakan kehidupan sosial ekonomi umat. Gerakan koperasi kredit adalah bagian tak terpisahkan dari konkretisasi ajaran sosial gereja. Melalui tulisan RD. Yosep Aurelius Woi Bule, buku ini menegaskan lagi bahwa gerakan koperasi kredit tidak mengenal batas suku, agama, rasa dan golongan. Koperasi kredit adalah gerakan ekonomi terbuka yang merupakan implementasi prinsip persatuan dalam keberagaman.
Buku ini dibuka dengan prolog oleh RD. Frederikus Dhedhu, Direktur Pusat Pastoral Keuskupan Agung Ende. Menurutnya, selama 40 tahun Kopdit Bahtera telah menunjukkan keseimbangan antara berpikir bersama dan bertindak bersama. Inilah hakikat dari komunitas berbagi. Kopdit Bahtera telah berkembang secara mengagumkan justru karena kemampuan untuk menawarkan konsep tentang koperasi sebagai komunitas berbagi kepada masyarakat dan sekaligus mengkonkretkan konsep tersebut dalam tindakan konkret secara bertanggung jawab.
Dalam epilog, Manajer Puskopdit Flores Mandiri Mikhael Hongkoda Jawa menegaskan bahwa perjuangan koperasi kredit senantiasa mengutamakan penghargaan terhadap martabat manusia dan apresiasi terhadap kemampuan masyarakat untuk menolong diri sendiri dalam kebersamaan yang bersolider. Koperasi kredit menjadi kekuatan masyarakat akar rumput untuk bisa menumbuhkan semangat solidaritas “kau susah aku bantu, aku susah kau bantu” yang terejahwantahkan dalam gerakan kolektif perubahan.

Ekonomi, Keluarga Tags:Bahtera, Komunitas Berbagi, koperasi kredit

Navigasi pos

Previous Post: Hermeneutika Tradisi Ngada MITOS-LOGOS-ANTHROPOS
Next Post: 40 Tahun Kopdit Sangosay – Jejak Sejarah 1983-2023

Related Posts

  • 40 Tahun Kopdit Sangosay – Jejak Sejarah 1983-2023 Ekonomi
  • MAFIA BANK DUNIA & IMF – Alat Penjajahan Baru Negara Industri Terhadap Negara Berkembang Sejak Akhir Perang Dunia Ekonomi
  • PARRHESIA: Mozaik-Mozaik Aksara untuk Kemanusiaan  dan Indonesia Maju Agama
  • MERAIH MIMPI – Kisah Sukses Anggota Bersama Sangosay Ekonomi
  • DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia Ekonomi
  • MANUSIA BUKAN KAMBING-Bongkar & Hentikan Kejahatan Perdagangan Jual-Beli Manusia Ekonomi
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Teologi Publik Untuk Konteks Indonesia
  • Ekoteologi Orang Manggarai
  • Reduplikasi Morfemis Bahasa Manggarai
  • Menyambut Harapan, Merajut Masa Depan
  • Kurban yang Berkenan Kepada Allah – Kurban Dalam Tradisi Gereja dan Diskursus Teologi
  • Media Massa Dalam Jaring Kekuasaan Komunikasi
  • Ilmu Perbandingan Agama Agama
  • Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Bahasa & Sastra
  • Filsafat Politik Filsafat
  • ANTROPOLOGI, PEMBANGUNAN & TANTANGAN PASCAMODERN Antropologi
  • Post-Sekularisme, Toleransi dan Demokrasi Agama
  • Model-Model Teologi Kontekstual Teologi
  • Allah Menggugat Sebuah Dogmatik Kristiani Teologi

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme