Skip to content
ledalero-publisher.com

ledalero-publisher.com

ledaleropublisher

  • HOME
  • BERITA BUKU
  • HUBUNGI KAMI
  • PRODUK
  • KATALOG
  • RESENSI BUKU
  • TENTANG KAMI
  • Toggle search form
  • EVANGELISASI Gereja yang Bergerak Keluar Agama
  • Teologi Publik untuk Konteks Indonesia Agama
  • Terus Berubah Tetap Setia; Dasar, Pola, Konteks Misi Agama
  • DALAM MONCONG NEOLIBERALISME-Kritik Kenabian terhadap Penyelewengan Pembangunan dengan Sistem Ekonomi Pasar Bebas Tanpa Kendali Era Otonomi Daerah di Indonesia Ekonomi
  • Kekristenan dan Teologi Asia: Inkulturasi, Dialog Antaragama, Pembebasan Paripurna Agama
  • MEMBUAT LANGIT TERSENYUM: Khotbah Sepanjang Tahun Gereja Pastoral
  • Seri: KEHIDUPAN RELIGIUS SEBUAH PERUMPAMAAN TENTANG KERAJAAN ALLAH – Teologi Kehidupan Religius Teologi
  • Model-Model Teologi Kontekstual Teologi

Mengenal Budaya dan Bahasa Masyarakat Suku Krowe Sika di Kabupaten Sikka Propinsi NTT

Posted on 2 Januari 202525 Mei 2026 By ledalero

Pengarang                :     Paulina Nona

Ukuran Buku            :     14 cm X 21 cm

Ketebalan Buku      :     152 halaman

ISBN                            :     978-623-6724-43-9

Tahun Terbit            :     2025

Harga                          :     –

Buku ini merupakan warisan budaya yang sangat berharga dari generasi pendahulu kepada generasi penerus. Sejak dahulu, budaya, bahasa, dan nilai-nilai kearifan lokal diwariskan secara lisan melalui kehidupan keluarga—dari orang tua dan kakek nenek kepada anak cucu dalam percakapan sehari-hari. Melalui cara inilah identitas budaya suatu masyarakat tetap hidup dan bertahan dari waktu ke waktu.

Namun, perkembangan teknologi modern telah membawa perubahan besar dalam pola kehidupan masyarakat. Kehadiran ponsel dan dunia digital membuat komunikasi antaranggota keluarga semakin berkurang. Banyak orang lebih sibuk dengan perangkat masing-masing dibanding membangun percakapan dalam keluarga. Bahkan dalam aktivitas sederhana seperti memasak, bermain, atau makan bersama, perhatian sering teralihkan kepada ponsel. Akibatnya, ruang pewarisan budaya dan bahasa daerah semakin menyempit.

Dampak yang paling nyata terlihat pada generasi muda di Kabupaten Sikka. Banyak anak muda mulai tidak mengenal sistem nilai kearifan lokal leluhurnya dan kurang mampu menggunakan bahasa ibu, khususnya bahasa Krowe Sika, dengan baik. Bahasa daerah dan nilai budaya yang dahulu menjadi identitas masyarakat kini semakin jarang digunakan dan perlahan terancam punah.

Selain minimnya komunikasi antar generasi, berkurangnya penutur bahasa lokal juga dipengaruhi oleh belum tersedianya dokumentasi tertulis yang memadai mengenai budaya dan bahasa masyarakat asli Kabupaten Sikka, seperti suku Krowe Sika, Lio, Krowe Muhan, dan Palue. Ketiadaan kamus, ensiklopedi budaya, maupun naskah resmi lainnya menyebabkan banyak pengetahuan tradisional tidak terdokumentasikan dengan baik dan berisiko hilang bersama para penuturnya.

Karena itu, kehadiran buku ini menjadi kontribusi yang sangat penting dalam upaya pelestarian budaya dan bahasa warisan leluhur. Buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan, tetapi juga bentuk kepedulian para orang tua dan para lanjut usia terhadap keberlanjutan identitas budaya masyarakat Sikka. Sebuah masyarakat yang melupakan budayanya sendiri akan kehilangan akar identitasnya, bagaikan pohon yang tumbuh tanpa akar yang kuat dan mudah terombang-ambing oleh arus budaya luar serta pola hidup instan.

Karya ini patut diapresiasi karena lahir dari dedikasi dan kerja keras para lanjut usia di Nian Sikka, khususnya Ibu Paulina Nona beserta rekan-rekannya, yang telah menghimpun, menyusun, mengetik, dan mengedit isi buku ini secara mandiri. Upaya tersebut merupakan teladan nyata tentang pentingnya menjaga ingatan kolektif dan menghormati warisan leluhur.

Lebih jauh, buku ini diharapkan menjadi awal dari gerakan pelestarian budaya yang lebih luas. Mengingat Kabupaten Sikka memiliki empat suku asli dengan kekayaan budaya yang beragam, masih diperlukan perhatian dan keterlibatan bersama untuk mendokumentasikan budaya dan bahasa suku Lio, Krowe Muhan, dan Palue. Tanpa keterlibatan generasi pendahulu dalam mewariskan nilai-nilai budaya, maka budaya tersebut lambat laun akan memudar dan akhirnya hilang dari kehidupan masyarakatnya sendiri.

Antropologi, Bahasa & Sastra, Seni dan Budaya Tags:Bahasa Sika, Budaya, Kabupaten Sikka, Paulina Nona, Suku Krowe Sika

Navigasi pos

Previous Post: Sosiologi Pendidikan
Next Post: Konstitusi Kongregasi Putri Reinha Rosari

Related Posts

  • Jalan Sunyi untuk Pulang Bahasa & Sastra
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks Agama
  • Biar Susah Sungguh! Bahasa & Sastra
  • Bukan Berhala – Penghormatan Kepada Roh Orang Meninggal Agama
  • KOKOR GOLA KOLANG- Pesan-Pesan Kearifan Tradisi Pante Pembuatan Gula Aren di Manggarai Barat Antropologi
  • PAKET-PAKET RINDU Kumpulan Sajak (1) Adrian Ola Duli Bahasa & Sastra
  • Agama
  • Antropologi
  • Bahasa & Sastra
  • Biografi
  • Ekonomi
  • Etika
  • Filsafat
  • Gereja
  • Keluarga
  • Komunikasi
  • Lain-lain
  • Liturgi dan Kitab Suci
  • Pastoral
  • Pendidikan
  • Politik
  • Psikologi
  • Sejarah
  • Seni dan Budaya
  • Sosiologi
  • Spiritualitas
  • Spritualitas
  • Teologi
  • Ekoteologi Orang Manggarai
  • Teologi Publik untuk Konteks Indonesia
  • ISRAEL MITRA ALLAH – Dari Abraham Hingga Yesus Kristus, Dari Mesir Hingga Inggris, dan Dari Tanah Perjanjian Hingga Lahirnya Negara Israel Modern Tahun 1948
  • TEOLOGI TANAH ORANG MANGGARAI – Pendekatan Kontekstual Pascakolonial Tentang Iman, Adat, dan Keadilan Agraria
  • Khazanah Pemikiran Philipus Tule, SVD – Rumah Sebagai Teks
  • ANTROPOLOGI SOSIAL DAN BUDAYA – Sebuah Pengantar Antropologi
  • Imam Masa Kini Gereja
  • KEKRISTENAN: SEBUAH IKHTISAR Lain-lain
  • KOKOR GOLA KOLANG- Pesan-Pesan Kearifan Tradisi Pante Pembuatan Gula Aren di Manggarai Barat Antropologi
  • Resolusi Masa Depan Pelajar – Teguhkan Iman, Menata Otak, Meraih Mimpi Lain-lain
  • Sai Miu? Ata Nggela -Lio Ende Antropologi
  • Mengiringi Kematian – 73 Homili/Renungan untuk Misa dan Ibadat Kematian Agama
  • MENEROBOS BATAS MEROBOHKAN PRASANGKA Jilid 1- Pendasaran dan Praksis Dialog Agama

Copyright © 2026 ledalero-publisher.com.

Powered by PressBook News WordPress theme